aa

SAMARINDA.NIAGA.ASIA – Pesawat NAM Air dengan nomor penerbangan IN247, Senin (17/6), terpaksa batal terbang ke Surabaya, dari Bandara Aji Pangeran Tumenggung (APT) di Samarinda. Semua penumpang diinapkan di hotel, dan baru diterbangkan Selasa (18/6) pagi ini.

NAM Air nomor penerbangan IN246 sejatinya berangkat dari Bandara Juanda pukul 09.45 WIIB dan dijadwal tiba di Samarinda pukul 12.15 WITA. Namun demikian, akibat delay dari Surabaya, NAM Air baru mendarat melewati jam operasional Bandara APT Pranoto.

“Iya benar. Delay di Surabaya dan baru landing di Samarinda jam 6.16 sore tadi,” kata Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) APT Pranoto Samarinda, Dodi Dharma Cahyadi. Dodi menerangkan, waktu mendarat melebihi pukul 18.00 WITA tentu saja melewati jam operasional Bandara APT Pranoto. “Jadi sudah melewati operating hours,” ujar Dodi.

Dengan begitu, lanjut Dodi, saat ini, ada 4 pesawat yang menginap di apron malam tadi seperti Susi Air, Xpress Air, Batik Air serta NAM Air. “Penerbangan ke Surabaya nomor penerbangan IN247 ditunda Selasa (18/6) jam 7 pagi,” sebut Dodi. “Yang berangkat ke Surabaya besok ada 120 orang. Semua penumpang diinapkan di hotel. Semuanya (termasuk pilot dan pramugari NAM Air),” demikian Dodi.

Untuk diketahui, lantaran sementara ini belum memiliki kelengkapan Air Field Lighting (AFL) seperti lampu runway, operasional Bandara APT Pranoto Samarinda yang memiliki panjang runway 2.250 meter itu, hanya sampai pukul 18.00 WITA. Praktis, dengan begitu, tidak ada penerbangan malam hari dari dan ke Samarinda. (006)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *