15 Kali Maling, Warga Palaran Diringkus Polres Kukar

Tersangka pencurian warga Palaran saat dibekuk tim Satreskrim Polres Kutai Kartanegara, Sabtu 2 Maret 2022 (Foto : tangkapan layar)

TENGGARONG.NIAGA.ASIA – Satreskrim Polres Kutai Kartanegara meringkus warga Palaran di Samarinda, B (45), di rumahnya hari Sabtu. Dia ditetapkan tersangka kasus pencurian di Kutai Kartanegara. Tersangka diketahui seorang residivis dan 15 kali mencuri usai bebas dari penjara.

Pencurian terbaru terjadi Sabtu 26 Maret 2022 sekitar pukul 02.00 WITA. Pelaku B membobol rumah dengan mencongkel jendela rumah seorang warga Mangkunegara Desa Teluk Dalam, di Tenggarong Seberang.

Dua HP dan perhiasan dibawa tersangka B kembali pulang ke Samarinda. Dari laporan korban, Satreskrim Polres Kutai Kartanegara bergerak cepat melakukan penyelidikan. Diduga pelaku juga terkait kasus pencurian 16 Maret 2022 lalu juga di wilayah Tenggarong Seberang.

“Tersangka B ini kami amankan di wilayah Samarinda tanpa perlawanan. Dia habis mengkonsumsi sabu,” kata Kasat Reskrim Polres Kutai Kartanegara AKP Ganda Syah Hidayat, dalam penjelasan resmi dia di Mapolres Kutai Kartanegara, Sabtu.

Pelaku B dibawa ke Polres Kutai Kartanegara. Dari penyelidikan dan penyidikan kepolisian, ada 5 orang warga Tenggarong Seberang yang jadi korban aksi pencurian B. Sementara, polisi mengamankan 8 HP curian dari pelaku B.

Hidayat menerangkan, modus pelaku B dengan mencongkel pintu, jendela, maupun pagar rumah yang jadi target pencurian, baik malam maupun tengah hari.

“Demikian juga dengan rumah kosong, atau memanfaatkan kelengahan penghuni rumah yang tidak menutup rapat jendela atau pintu. Sebelum itu, pelaku ini mengamati dulu rumah sasarannya. Total sudah beraksi 15 TKP (tempat kejadian perkara) pencurian di Tenggarong dan Samarinda,” ungkap Hidayat.

“Selain HP dia juga mencuri laptop. Diketahui dia ini adalah residivis spesialis pencurian sekitar tahun 2016. Dia jual barang curian untuk kebutuhan sehari-hari, dan juga salah satunya dia pemakai aktif sabu,” tambah Hidayat.

Terkait kasus dugaan penyalahgunaan narkotika, lanjut Hidayat, Polres Kutai Kartanegara berkoordinasi bersama dengan Satuan Reserse Narkoba Polresta Samarinda. Mengingat lokasi kejadiannya berada di kota Samarinda.

“Jadi, dia ini bebas (dari penjara) melakukannya lagi. Ya, kambuh,” pungkas Hidayat.

Pelaku B dijebloskan ke penjara Polres Kutai Kartanegara. Penyidik menjeratnya dengan Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan, dengan ancaman 9 tahun penjara.

Penulis : Saud Rosadi | Editor : Saud Rosadi

Tag: