Ikhawanu Thoat (tengah) saat memberikan keterangan pers di Samarinda, Rabu (17/7) petang. (foto : Niaga Asia)

SAMARINDA.NIAGA.ASIA – Sarwono yang digadang maju calon Wawali Samarinda menggantikan Nusyirwan Ismail, dibatalkan DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Samarinda. Posisi Sarwono digantikan Arif Kurniawan. Keputusan DPD PKS Samarinda itu, memancing reaksi keras kader. Mereka mengklaim ramai-ramai mundur hari ini.

Sikap tegas kader PKS itu, ditunjukkan dengan meletakkan kartu keanggotaan DPD PKS, dan melepas seragam dan atribut partai yang mereka kenakan.

“Hari ini, resmi kami nyatakan mundur dari keanggotaan PKS Samarinda. Ada 200 orang yang mundur,” klaim juru bicara Forum Kader PKS Samarinda Ikhwanu Thoat, dalam keterangan resmi dia di Warung Nasi Bebek, Jalan Awang Long, Samarinda, Rabu (17/7).

Mundurnya 200 orang kader PKS itu, bukan tanpa alasan. “Kami dari forum Kader PKS pendukung Sarwono sebagai calon Wali Kota Samarinda, menyatakan sikap menolak SK DPD PKS Samarinda, mengganti Sarwono sebagai Wakil dengan Arif Kurniawan,” ujar Thoat.

“Kader PKS menilai, Sarwono punya peluang besar. Kami menyayangkan keputusan DPD PKS Samarinda itu,” tambah Thoat, yang juga Caleg PKS Dapil Samarinda Ulu dengan nomor urut 5 itu.

Thoat menilai, SK DPD cacat etika, lantaran Sarwono tidak pernah diajak berkomunikasi, dan diberi alasan soal penggantiannya. “Dengan itu, kami resmi mengundurkan diri dari kader PKS, yang sebelumnya diamanahkan sebagai Caleg Dapil PKS,” terangnya.

“Keputusan melalui SK itu, sudah tidak sesuai dengan kami. Karena membelokkan partai itu sendiri. Saya sebagai arus bawah, yang pernah berjuang untuk PKS, menyayangkan sikap DPD PKS itu,” ungkap Thoat, yang sudah 16 tahun sebagai kader PKS itu.

Ditanya lebih jauh soal klaim 200 orang kader PKS yang mundur, bakal pindah ke ormas Gerakan Arah Baru Indonesia (Garbi) bentukan Anis Matta, Thoat punya jawaban. “Garbi itu kan ormas. Itu masih ormas, kita masih simpatisan,” demikian Thoat. (006)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *