247 Ribu Warga Kaltim Bakal Terima Bantuan Pangan Pemerintah Dua Bulan Sekaligus

Bantuan pangan (HO-Pemkot Madiun)

SAMARINDA.NIAGA.ASIA – Perum Bulog Kaltim-Kaltara akan menyalurkan bantuan pangan beras dan minyak kepada 247.327 masyarakat penerima bantuan pangan (PBP) tahun 2026 ini, dengan masing-masing penerima mendapatkan 20 kilogram beras dan empat liter minyak goreng. Penyaluran ini merupakan penggabungan alokasi jatah dua bulan sekaligus, yakni Februari dan Maret.

Manager SCPP Bulog Kaltim-Kaltara Mardi Harianto menerangkan, setiap penerima manfaat akan menerima jatah dobel dalam satu kali pengambilan.

“Setiap satu alokasi atau perbulannya itu masing-masing mendapat 10 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng. Dan ini akan disalurkan sekaligus sekolah diakhir Februari atau awal Maret sudah bisa kita realisasikan. Jadi, nantinya setiap penerima mendapatkan 20 Kilo beras dan 4 liter minyak goreng,” kata Mardi, di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kaltim, Jalan Gajah Mada, Samarinda, Jumat 6 Maret 2026.

Mardi menegaskan, distribusi masif ini bukan sekadar bantuan sosial, melainkan instrumen penting untuk menekan gejolak harga pangan di pasar, menjelang hari besar keagamaan. Adapun jumlah PBP yang akan menerima bantuan pangan itu sebanyak 247.327 masyarakat Kaltim.

Selain bantuan pangan, Bulog juga terus menggenjot penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) untuk menjaga stabilitas ketersediaan beras di masyarakat. Tercatat hingga 28 Februari 2026 penyerapan SPHP telah mencapai 10.032 ton.

“Target kita untuk tahun 2026 ini sebanyak 15.000 ton. Kita akan maksimalkan sebaran di pasar-pasar, Gerakan Pangan Murah (GPM), ritel modern, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, hingga outlet binaan pemerintah agar masyarakat mudah mendapatkan akses pangan murah,” jelasnya.

Untuk memperkuat rantai pasok, Bulog juga tancap gas membangun infrastruktur gudang baru. Salah satu fokus utamanya adalah mendekatkan stok pangan ke kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN).

“Kami berencana membangun gudang di Samboja KM 28 untuk mendekatkan pasokan ke IKN. Saat ini prosesnya sedang berjalan,” ungkapnya.

“Selain itu, gudang di Kota Bontang juga segera dibangun, tinggal menunggu proses balik nama lahan saja,” tambah Mardi.

Bulog juga akan melakukan pendirian gudang bulog di daerah Mahakam Ulu-Kutai Barat yang saat ini sedang dalam proses penandatanganan kerja sama, untuk mengoptimalkan mata rantai pendistribusian bahan pangan dan menekan harga pangan yang tinggi di daerah tersebut, akibat mahalnya ongkos angkut pengiriman barang ke daerah Mahulu-Kubar.

Penulis: Nur Asih Damayanti | Editor: Saud Rosadi

Tag: