32.000 Penduduk Kabupaten Nunukan Belum Rekam Data untuk e-KTP

kt
Pelayanan KTP dan dokumen kependudukan lain di Kantor Disdukcapil Nunukan.

 

NUNUKAN.NIAGA.ASIA-Lebih kurang 32.000 ribu penduduk Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara belum melakukan perekaman data dirinya untuk mendapatkan e-KTP. Penduduk yang belum rekam data itu sebagian besar tinggal di pedalaman dan perbatasan dengan Malaysia.

“Sulit dan mahalnya biaya transportasi dari desa-desa ke  kantor kecamatan dan menjadi salah satu penyebab penduduk belum melakukan perekaman data untuk e-KTP,” kata  Sekretaris Dinas Sekretaris Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Nunukan Umboro Hadi Susino pada Niaga.Asia, Jumat (22/6/2018)

Total penduduk Kabupaten Nunukan yang wajib e-KTP pada akhir tahun 2017 lebih kurang 140.857 jiwa, sedangkan yang sudah selesai direkam datanya 108.857 jiwa. Sisanya 32.000 jiwa itu tersu bertambah seiring adanya  penduduk  memasuki usia 17 tahun. Penyumbang terbesar penduduk berusia 17 tahun adalah pelajar SMA  yang tersebar di 19 kecamatan.

Menurut Umboro, kendala nayata yang dihadapi merekam data penduduk adalah wilayah yang luas, transportasi mahal dan sulit, jaringan listrik terbatas, blangko KTP tidak tersedia dalam jumlah yang cukup. “Kasihan warga setelah jauh-jauh ke ibu kota kecamatan merekam data, pulangnya gagal membawa e-KTP karena listrik mati, jaringan internet putus atau gangguan, atau blangko habis,” terangya.

Sementara itu untuk pelayanan e-KTP di dalam kota, kata Umboro,  Disdukcapil membuka layanan mobile keliling dan stand tetap di kantor. Dalam satu hari bagian pelayanan mampu mencetak 150 keping e-KTP. (002)