Ilustrasi petugas medis mengenakan alat pelindung diri (APD) menangani kasus Virus Corona (Covid-19). (Foto : istimewa/Google Images)

SAMARINDA.NIAGA.ASIA – Kalimantan Timur hari ini mencatatkan total 1.516 kasus positif Covid-19. Kota Samarinda berada di urutan kedua penyumbang terbesar kasus Corona dengan 322 kasus, setelah Balikpapan dengan 544 kasus. Di Samarinda, dari 322 kasus itu, penyumbang terbanyak salah satunya berasal dari pegawai Pemprov Kalimantan Timur.

Telaah Niaga Asia dari info grafis kasus Covid-19 di kota Samarinda yang dilansir Dinas Kesehatan Kota Samarinda hari ini, dari 322 kasus, yang sembuh ada 176 kasus dan meninggal akibat Covid-19 ada 11 kasus.

Sementara itu, sampai hari ini yang masih dalam perawatan, tercatat ada sebanyak 135 orang pasien. Baik itu perawatan di rumah sakit maupun isolasi mandiri.

Dinas Kesehatan Samarinda membagi ke dalam 8 kelompok kategori dari kasus terkonfirmasi positif berupa 7 klaster dan 1 non klaster. Salah satu mencolok, adalah klaster Pemprov Kalimantan Timur, berjumlah 37 orang  (10 persen lebih) positif Covid-19.

Info grafis kasus Covid-19 di kota Samarinda per hari Minggu (2/8). (Sumber : Dinkes Kota Samarinda)

Klaster itu sendiri, berisi para pegawai yang berada di lingkup Pemprov Kalimantan Timur. Baik di kantor Gubernur, maupun Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Berikutnya, setelah klaster Pemprov, adalagi klaster RSUD AW Syachranie dengan 26 orang positif Covid-19. Namun demikian, untuk pasien positif Covid-19 non klaster menjadi penyumbang tertinggi 322 kasus positif Covid-19 di Samarinda dengan jumlah 39 orang.

Pelaksana Tugas (Plt) Kadinkes Kota Samarinda dr Ismed Kusasih tidak menjelaskan rinci sajian info grafis yang dikeluarkan instansinya, sebagai salah satu bagian dari Satgas Covid-19 Kota Samarinda. Dia hanya mengkonfirmasi penambahan kasus baru hari ini di Samarinda

“18 kasus di Samarinda,” singkat Ismed. (006)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *