Menteri Luar Negeri Pilih Andri Hadi sebagai Gubernur Indonesia pada ASEF

Dr. Andri Hadi. (Foto Dok KBRI Brussel)

JAKARTA.NIAGA.ASIA – Setelah selama 5 tahun bertugas di Brussel sejak tahun 2020, kini Duta Besar, Dr. Andri Hadi dipilih Menteri Luar Negeri, Sugiono sebagai Gubernur Indonesia pada Dewan Gubernur Asia-Europe Foundation (ASEF), mulai 1 Januari 2026.

Duta Besar Andri Hadi akan memperkuat peran ASEF sebagai forum strategis serta mendorong kerja sama dan dialog antara masyarakat di Asia dan Eropa di berbagai bidang utamanya kepemudaan, pendidikan, ekonomi dan pembangunan berkelanjutan, kesehatan masyarakat, budaya, dan transisi energi.

“Terima kasih kepada Menteri Luar Negeri, Bapak Sugiono, atas kepercayaan yang diberikan kepada saya untuk mengemban amanah di ASEF. Saya akan berupaya membawa kepentingan Indonesia, khususnya di bidang pendidikan, kepemudaan dan ekonomi hijau melalui kerja sama Asia–Eropa,” ujar Andri Hadi,  Jum’at (02/01/2026)

Duta Besar Andri Hadi adalah diplomat Kementerian Luar Negeri yang telah berkarir selama 38 tahun. Selain menjabat sebagai Duta Besar Republik Indonesia untuk Belgia, Luksemburg dan Uni Eropa. Duta Besar Andri Hadi sebelumnya pernah menjabat sebagai Duta Besar Republik Indonesia untuk Singapura (2012-2016).

Pengalaman beliau mengawal diplomasi Indonesia dalam negosiasi perdagangan I-EU CEPA, ekonomi berkelanjutan maupun kerja sama kepemudaan dan sosial budaya di Singapura diharapkan dapat membawa perspektif dua kawasan untuk memperkuat peran ASEF sebagai forum strategis kerja sama dan dialog antar masyarakat Asia dan Eropa.

Sebagai Dewan Gubernur,  Andri Hadi akan berperan dalam meninjau dan mengarahkan strategi serta kebijakan ASEF agar tetap selaras dengan prinsip dan prioritas Asia–Europe Meeting (ASEM).

Kerja sama Asia–Eropa saat ini memasuki fase baru di tengah dinamika geopolitik global serta berkembangnya isu strategis baru yang semakin mengemuka di kawasan dan kelak semakin menentukan tatanan dunia yaitu isu ekonomi dalam perubahan iklim dan politik transisi hijau.

ASEF memegang peran strategis, sebagai platform 2nd track diplomacy, yang menjembatani people-to-people contacts melalui pertukaran pemikiran, kajian ilmiah serta kolaborasi di isu perubahan iklim dan transisi hijau.

Selain itu, ASEF juga menaruh perhatian pada pengembangan potensi generasi muda, transformasi digital, perubahan demografi, dan tantangan urbanisasi. Oleh karena itu, Indonesia merupakan salah satu negara yang aktif dan berperan sebagai agenda setter dalam ASEF.

Dewan Gubernur terdiri dari 6 Duta Besar kawasan Asia dan 6 Duta Besar kawasan Eropa yang mewakili 53 negara mitra.

Dubes Andri Hadi akan menggantikan Dubes RI, Soemadi Brotodiningrat yang telah menjabat sebagai Gubernur Indonesia pada Dewan Gubernur ASEF sejak tahun 2009. Penugasan Duta Besar Andri Hadi menandai kesinambungan kepemimpinan diplomasi Indonesia di lembaga strategis tersebut.

Sumber: Kementerian Luar Negeri RI | Editor: Intoniswan

Tag: