Pemprov Mau Bangun Waterfront City Rp7 Triliun di Samarinda dan Balikpapan

Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud (niaga.asia/Nur Asih Damayanti)

SAMARINDA.NIAGA.ASIA — Pemprov Kaltim berencana membangun jalanan tepi air atau waterfront di dua kota Samarinda dan Balikpapan. Proyek infrastruktur itu ditujukan untuk mengurai kemacetan sekaligus menyiapkan konektivitas jangka panjang seiring kehadiran Ibu Kota Nusantara (IKN).

Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud mengestimasi pembangunan jalanan tepi air ini memerlukan dana yang cukup besar hingga Rp7 triliun, untuk kedua kota itu.

“Anggarannya masih dalam perencanaan. Prediksi kami sekitar Rp2 triliun untuk Samarinda, dan Balikpapan sekitar Rp5 triliun,” kata Rudy, ditemui di Stadiom Gelora Kadrie Oening Sempaja, Jalan KH Wahid Hasyim I, Samarinda, Jumat 9 Januari.2026.

Pembangunan jalanan tepi air ini disiapkan sebagai solusi untuk memecah kemacetan di dua kota utama itu, terutama pada jam-jam sibuk seperti waktu berangkat dan pulang kerja, serta jam sekolah.

“Terutama di hari libur maupun saat hari kerja yang macet. Harapan kami, kita siapkan infrastrukturnya agar jika IKN beroperasi, kemacetan ini tidak terjadi di Samarinda dan Balikpapan,” ujar Rudy.

Untuk rute pembangunan di Samarinda, jalanan tepi air ini direncanakan mulai dibangun dari Jembatan Mahkota II hingga daerah Selili Sarinda. Jalur ini diproyeksikan dapat memecah kepadatan kendaraan yang kerap terjadi di area Jembatan I Sungai Dama.

Sementara itu di Balikpapan, jalanan tepi air ini direncanakan membentang dari kawasan dekat Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan hingga Monumen Perjuangan Rakyat (Monpera) di depan Makodam VI Mulawarman, guna mengurangi kepadatan di Jalan Jenderal Sudirman.

Rudy menegaskan, pembiayaan proyek ini diharapkan bersumber dari APBD Kaltim, khususnya dari Pendapatan Asli Daerah (PAD). Namun, hingga saat ini rencana itu masih dalam tahap perencanaan dan studi kelayakan.

“Masih dalam tahap rencana. Mudah-mudahan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kaltim kita bisa meningkat, sehingga perencanaan pembangunan waterfront ini bisa berjalan, dan semoga APBD kita sanggup,” demikian Rudy Mas’ud.

Penulis: Nur Asih Damayanti | Editor: Saud Rosadi

Tag: