
NUNUKAN.NIAGA.ASIA – Bupati Nunukan Irwan Sabri bersama Plt Sekretaris Daerah (Sekda) Nunukan, Raden Iwan Kurniawan, serta anggota DPRD Nunukan, Andre Pratama, saat meninjau banjir di Kecamatan Sembakung dan Sembakung Atulai, menyerahkan 1.734 paket sembako kepada warga terdampak banjir.
Kehadiran Bupati Nunukan disambut warga dengan membahas persoalan banjir yang selama ini terus datang secara berkala, dimana berdampak terganggunya pelayanan kesehatan, pendidikan dan perekonomian.
“Banjir sungai Sembakung jadi agenda tahunan, Saya bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait sedang berusaha mencari solusi terbaik mengatasi persoalan ini,” kata Irwan, Selasa (13/01/2026).
Menurut buapti, kehadirannya bersama anggota DPRD Nunukan merupakan bukti komitmen kuat bahwa pemerintah daerah merespon cepat setiap persoalan yang berhubungan langsung dengan hidup masyarakat umum.
Tidak sebatas melihat pemukiman terdampak banjir, Pemerintah Nunukan datang membawa 1.734 paket bantuan sembako untuk disalurkan kepada 5.511 jiwa yang terdampak banjir di awal tahun 2026.
“Kita juga bawa tim medis untuk membuka pelayanan pemeriksaan dan pengobatan kesehatan bagi korban terdampak,” sebutnya.
Terus mencari solusi
Pemerintah Nunukan terus berupaya mencari solusi jangka panjang, termasuk penanganan perbaikan infrastruktur penanggulangan banjir dan opsi relokasi bagi wilayah yang bermukim di lokasi langganan banjir.
“Sudah ada beberapa opsi kita dilakukan seperti relokasi penduduk ke dataran tinggi, pembangunan tanggul penahan banjir. Secara bertahap akan terus dimaksimalkan,” beber bupati.
Usai meninjau banjir di Sembakung dan Sembakung Atulai, Bupati bersama rombongan melanjutkan perjalanan menuju ke Kecamatan Sebuku bertemu warga terdampak kebakaran dan tanah longsor.
Agenda kunjungan kemanusian ini dipadukan dengan penyerahan bantuan secara simbolis kepada warga terdampak. Bupati mengingatkan warga untuk waspada dan menjaga keluarga dari kemungkinan musibah yang datang tiba-tiba.
“Cuaca saat ini kurang baik, hujan deras sepanjang hari, banyak tanah longsong baik di Sebuku, Sei Menggaris dan Nunukan,” tuturnya.
Sebelumnya Bupati Nunukan juga mengunjungi rumah Katerina Bendong, di Jalan Rimba RT 09, Kelurahan Nunukan Tengah, Kecamatan Nunukan, yang mengalami musibah kebakaran pada Minggu pagi (11/1/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan empati Pemerintah Nunukan. Kepada warga yang tertimpa musibah, pemerintah memberikan santunan sebesar Rp 0.000.000 guna mengurangi beban korban.
Penulis : Budi Anshori | Editor : Intoniswan
Tag: Banjir