Transportasi Udara di Kaltim Menunjukkan Tren Peningkatan

Grafis BPS Kaltim

SAMARINDA.NIAGA.ASIA – Selama lima tahun terakhir (2020–2024), seluruh indikator transportasi udara di Kalimantan Timur (Kaltim)  menunjukkan tren peningkatan. Jumlah pesawat yang datang dari penerbangan dalam negeri tumbuh rata-rata 12,69 persen per tahun.

Sementara jumlah penumpang meningkat sebesar 17,97 persen per tahun dan volume barang dan bagasi yang dibongkar juga mengalami kenaikan cukup signifikan, masing-masing rata-rata 12,01 persen dan 25,33 persen per tahun.

Demikian dilaporkan Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim dalam Publikasi Statistik Transportasi Udara Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2024 yang dipublikasikan dilaman BPS Kaltim  tanggal 30 Desember 2025.

Sumber: BPS Kaltim

Menurut Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim, Dr. Yusniar Juliana, SST, MIDEC, pada tahun 2024, aktivitas penerbangan domestik di Kaltim menunjukkan kinerja yang signifikan. Tercatat 32.940 kedatangan pesawat yang mengangkut sekitar 3.390.000 penumpang dan volume barang yang diangkut mencapai 43.260 ton, ditambah 26.670 ton bagasi.

“Sedangkan barang pos atau paket tidak lagi dicatat terpisah sebab,  pencatatannya digabung dengan barang sejak September 2023,” katanya.

Data ini menggambarkan tingginya tingkat mobilitas penumpang dan logistik, serta menegaskan peran vital bandar udara dalam mendukung transportasi dan ekonomi di Kaltim  sepanjang tahun 2024.

Yusniar menjelaskan, dibandingkan dengan tahun 2023, pada tahun 2024 kedatangan pesawat,  penumpang, bongkar barang, dan bongkar bagasi untuk penerbangan dalam negeri mengalami peningkatan masing-masing sebesar 7,22 persen; 8,90 persen; 22,36 persen; dan 8,28 persen.

Sumber: BPS Kaltim

Pada tahun 2024, tercatat 32.880 keberangkatan pesawat penerbangan dalam negeri, dengan 2.970.000 penumpang, 17.060 ton barang, dan 22.050 ton bagasi. Dibandingkan dengan tahun 2023, pada 2024 keberangkatan pesawat penerbangan dalam negeri meningkat 7,71 persen, dari 30,53 ribu menjadi 32,88 ribu unit.

Jumlah penumpang, barang dan bagasi yang dimuat juga mengalami kenaikan, masing-masing sebesar 12,86 persen, 18,96 persen, dan 10,82 persen. Selama 2020–2024, transportasi udara domestik di Kaltim terus meningkat. Jumlah pesawat berangkat naik rata-rata 12,75 persen per tahun.

Sejalan dengan kenaikan penumpang  21,52 persen yang dipengaruhi pembatasan perjalanan tahun 2020. Angkutan barang tumbuh moderat (4,13 persen), sementara bagasi naik signifikan (26,93 persen), menegaskan peran logistik yang kian penting.

Penulis: Intoniswan | Editor: Intoniswan

Tag: