
TENGGARONG.NIAGA.ASIA – Cuaca terik di Kutai Kartanegara (Kukar) tak menyurutkan semangat para pecinta olahraga pickleball yang ambil bagian dalam Turnamen Pickleball Anniversary ke-1 Club NJP di Lapangan DPRD Kukar, Sabtu (17/1/2026).
Di bawah sengatan matahari, tawa dan sorak-sorai terdengar bersahutan setiap kali bola kuning kecil melayang melintasi net. Tanpa memandang usia maupun latar belakang, para pemain tampak menikmati permainan yang berasal dari Amerika Serikat tersebut.
Menariknya, olahraga yang mulai populer di Kukar ini tidak hanya dimainkan oleh kaum muda, tetapi juga menarik minat para orang tua dan anak-anak.
Di salah satu sisi lapangan, tampak dua orang perempuan berhijab beradu teknik dengan penuh semangat. Sementara di lapangan lainnya, pria paruh baya dengan kacamata hitam memperlihatkan aksi gesitnya mengejar bola.

Tak kalah seru, pasangan muda pun terlihat menunjukkan kekompakan dan kecepatan mereka yang memukau penonton. Bergantian, Ketua KONI bersama Sekretaris Dispora Kukar juga ikut larut mencoba permainan ini.
Dengan raket di tangan, keduanya tampak menikmati setiap reli yang tercipta. Sesekali mereka tertawa saat bola gagal dikembalikan. Keakraban dan kebersamaan begitu terasa. Setiap poin yang tercipta disambut dengan senyum lebar dan tepuk tangan penonton.
Sekretaris Dispora Kukar Syafliansah menilai bahwa pickleball telah menjelma menjadi fenomena baru di dunia olahraga daerah, termasuk paddle yang juga sedang trend di berbagai kalangan masyarakat.
Menurutnya, kemunculan cabang olahraga baru seperti pickleball ini bersifat ‘menular secara positif’, karena dalam waktu singkat mampu digemari dan diikuti oleh berbagai kalangan masyarakat.
“Persamaan mencolok dari kedua olahraga ini adalah sama-sama menimbulkan semacam ‘virus’ yang menyebar masif di masyarakat. Banyak yang tertular dalam arti, seketika menggandrungi olahraga ini,” ujarnya.

Daya tarik pickleball, menurut dia, terletak pada kemudahan dan keunikannya. Olahraga ini dirasa Syafliansah, sangat seru. Mengapa begitu, karena pickleball adalah perpaduan antara tenis, bulu tangkis, dan tenis meja.
“Olahraga ini paling cepat perkembangannya di dunia. Jadi saran saya, kalau ada yang jago bulu tangkis tapi lutut sudah tidak bisa diajak kompromi karena mulai protes, maka pindah saja ke pickleball. Itu solusi paling pas. Ingat, usia tidak bisa kita tipu,” katanya guyon.
Pickleball sendiri memiliki sejarah panjang sebelum akhirnya berkembang pesat seperti saat ini. Pertama kali, ia diperkenalkan pada tahun 1965 yang diciptakan oleh tiga sahabat, bernama Joel Pritchard, Bill Bell, dan Barney McCallum.
Awalnya, permainan ini dimainkan dengan peralatan seadanya, menggunakan raket kayu dan bola plastik berlubang, serta lapangan yang dimodifikasi dari lapangan bulu tangkis. Seiring waktu, olahraga ini berkembang pesat dan digemari berbagai kalangan.

“Pickleball merupakan olahraga yang sangat sosial, mengajarkan kita tentang semangat kebersamaan. Di lapangan kita boleh saja adu smash, yang muda bisa adu kecepatan, yang senior bisa adu strategi dan ketenangan. Tapi setelah pertandingan, kita tetap bersaudara, kawan ngopi yang asik, kawan ngemil bareng yang ceria,” bebernya.
Penulis: Lydia Apriliani | Editor: Intoniswan
Tag: Olahraga