Evakuasi Dramatis di Kapal Dharma Kartika IX Miring di Pelabuhan Balikpapan

Petugas gabungan berhasil mengevakuasi korban dari atas kapal usai terjepit kendaraan. (niaga.asia/Heri)

BALIKPAPAN.NIAGA.ASIA — Proses evakuasi korban di atas Kapal Motor (KM) Dharma Kartika IX yang miring saat sandar di Pelabuhan Semayang, Balikpapan, berlangsung dramatis dan memakan waktu berjam-jam.

Dari insiden tersebut, satu orang dilaporkan meninggal dunia setelah terjepit di dalam mobil yang tertimpa truk bermuatan berat.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Balikpapan, Dody Setiawan, menerangkan, korban terakhir berhasil dievakuasi pada pukul 12.24 Wita setelah proses evakuasi berlangsung sejak pagi hari.

“Alhamdulillah korban terakhir berhasil dievakuasi pukul 12.24 Wita dari kendaraan yang tertimpa. Total ada empat korban, tiga berhasil diselamatkan dan satu korban dievakuasi dalam keadaan meninggal dunia,” kata Dody kepada wartawan di lokasi kejadian.

Peristiwa itu bermula sekitar pukul 05.50 Wita, saat kapal membuka ramp door untuk persiapan bongkar muat kendaraan.

Namun, kapal tiba-tiba mengalami kemiringan, sehingga sejumlah truk bermuatan yang berada di dek saling berhimpitan dan menimpa mobil pribadi di sisi pinggir kapal.

Berdasarkan data Kantor SAR Balikpapan, korban dalam kejadian ini terdiri dari Idham Rapi (52), laki-laki, warga Kabupaten Berau, meninggal dunia.

Nurma (64), perempuan, warga Kabupaten Luwu, selamat, Rosnaini (43), perempuan, warga Kabupaten Wajo, selamat, dan Nur Asisah (10), anak perempuan, warga Kelurahan Teritip, Kota Balikpapan, selamat.

Korban meninggal dunia diketahui merupakan pengemudi mobil pribadi, yang saat kejadian berada di bangku kemudi dan terjepit antara setir kendaraan dan badan truk bermuatan.

“Korban posisi di bangku kemudi, tertimpa dari samping oleh truk. Korban terjepit setir, sehingga beberapa bagian kendaraan harus dilakukan pemotongan untuk proses evakuasi,” jelas Dody.

Sementara itu, tiga korban lainnya, dua perempuan dewasa dan satu anak, berhasil dievakuasi lebih awal pada pagi hari dalam kondisi selamat, dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Balikpapan untuk mendapatkan penanganan medis.

Hingga siang hari, satu korban anak masih dalam pemantauan tim medis. Proses evakuasi berlangsung cukup lama karena tim SAR gabungan harus lebih dulu memindahkan muatan truk berupa pasir dan sembako yang menimpa kendaraan korban.

“Pemindahan barang dari truk memakan waktu cukup lama karena dilakukan manual satu per satu. Posisi kendaraan saling berhimpitan dan kapal dalam kondisi miring,” kata Dody.

Selain korban jiwa, insiden ini juga menyebabkan kerusakan pada sejumlah kendaraan, di antaranya satu unit truk pengangkut beras yang terbalik, satu unit pick up L300 pengangkut telur, serta satu unit kendaraan Triton yang ikut tertimpa.

Hingga pukul 12.57 Wita, operasi SAR masih dilakukan untuk memastikan tidak ada korban lain yang tertinggal di dalam Kapal KM Dharma Kartika IX, sekaligus melakukan pengamanan area dek kapal.

Penulis: Heri | Editor: Saud Rosadi

Tag: