Tingkat Ketimpangan Pengeluaran Penduduk Kaltim Turun 0,002 Poin

Sumber: BPS Kaltim

SAMARINDA.NIAGA.ASIA – Pada September 2025, tingkat ketimpangan pengeluaran penduduk Kalimantan Timur yang diukur dengan Gini Ratio adalah sebesar 0,310. Angka ini turun 0,002 poin jika dibandingkan dengan Gini Ratio Maret 2025 yang sebesar 0,312.

Demikian dilaporkan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Timur, Mas’ud Rifai dalam keonferensi pers secara daring, Kamis (5/2/2026).

Gini Ratio di daerah perkotaan pada September 2025 tercatat sebesar 0,300, turun 0,016 dibanding Gini Ratio Maret 2025 yang sebesar 0,316. Sedangkan Gini Ratio di daerah perdesaan pada September 2025 tercatat sebesar 0,325, naik 0,038 dibanding Gini Ratio Maret 2025 yang sebesar 0,287.

Berdasarkan ukuran ketimpangan Bank Dunia, distribusi pengeluaran pada kelompok penduduk 40 persen terbawah pada September 2025 sebesar 21,78 persen. Jika dirinci menurut wilayah, di daerah perkotaan angkanya tercatat sebesar 22,51 persen dan untuk daerah perdesaan angkanya sebesar 21,20 persen.

“Hal ini mengindikasikan distribusi pengeluaran pada September 2025 berada pada kategori ketimpangan rendah,” kata Mas’ud.

Kategori ketimpangan Bank Dunia, Persentase Pengeluaran Kelompok 40 persen terbawah adalah Tinggi: Kurang dari 12 %; Sedang : 12 % – 17 %; dan Rendah: Lebih dari 17 %

Pada September 2025, persentase pengeluaran kelompok penduduk 40 persen terbawah sebesar 21,78 persen, naik 0,02 persen poin dibanding Maret 2025 (21,76 persen), atau masih tetap pada kategori ketimpangan rendah.

Penulis: Intoniswan | Editor: Intoniswan

Tag: