Pimpin KORMI Kaltim, Sarifah Suraidah Ditantang Gerakkan Masyarakat Rutin Olahraga

Pelantikan pengurus KORMI Kaltim 2025-2029 di Gedung Odah Etam Provinsi Kaltim, Jalan Gajah Mada, Samarinda, Senin 16 Februari 2026. (HO-Diskominfo Kaltim)

SAMARINDA.NIAGA.ASIA – Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) nasional, melantik 75 pengurus baru KORMI Kalimantan Timur untuk masa bakti 2025-2029, di Gedung Odah Etam Provinsi Kaltim, Jalan Gajah Mada, Samarinda, Senin 16 Februari 2026.

Kepengurusan itu dipimpin Sarifah Suraidah. Jabatan pimpinan ini bukan yang pertama bagi dia, yang juga istri Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud. Sarifah juga memimpin berbagai jabatan di organisasi lainnya seperti Ketua Dekranasda Kaltim, Ketua PKK Kaltim dan lainnya.

Sekretaris Jenderal KORMI Nasional, Kemalsyah Nasution menerangkan pentingnya peran pengurus daerah dalam menggerakkan masyarakat. KORMI Kaltim diharapkan menjadi motor penggerak program Indonesia Aktif, agar olahraga menjadi gaya hidup seluruh lapisan masyarakat, bukan hanya milik atlet.

“Kalau kita perhatikan, olahraga kan kebanyakan digunakan untuk orang yang memiliki kemampuan saja. Maka peran KORMI adalah mengajak masyarakat supaya lebih bugar dan sehat. Ini yang harus dilakukan KORMI, bagaimana di Provinsi Kaltim seluruh masyarakatnya sehat,” kata Kemalsyah.

Kemalsyah menjelaskan tantangan besar dalam mengubah perilaku masyarakat. Dengan populasi Kaltim yang mencapai sekitar 4,2 juta jiwa, dia menantang KORMI daerah untuk memetakan berapa banyak warga yang benar-benar aktif bergerak setiap minggunya.

“Targetnya berapa persen penduduk Kaltim mau bergerak untuk berolahraga. Ada tidak 1 persen saja setiap minggunya? Itu tidak gampang,” ujar Kemalsyah.

Menurutnya, angka partisipasi ini berbanding lurus dengan kesejahteraan negara. Semakin tinggi kesadaran warga untuk berolahraga, maka tingkat kesehatan masyarakat akan meningkat secara otomatis.

“Semakin banyak orang berolahraga, semakin banyak orang yang bugar dan sehat, maka otomatis orang yang sakit berkurang. Beban BPJS juga akan lebih ringan dan membantu pemerintah menekan angka biaya kesehatan tersebut,” terangnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kemalsyah juga menjelaskan perbedaan fundamental antara KORMI dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI). Jika KONI berfokus pada puncak prestasi, KORMI justru bergerak pada fondasi dasar olahraga masyarakat.

“Dalam piramida itu, kita berada di paling bawah dan paling atas itu olahraga prestasi. Maka, bukan target kita untuk meraih medali sebanyak-banyaknya,” tegasnya.

Sementara, Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud mendorong agar KORMI mampu menghadirkan inovasi program yang relevan dan menjangkau berbagai lapisan masyarakat.

“Pelantikan ini menjadi momentum regenerasi kepemimpinan dan penguatan organisasi untuk menghidupkan semangat gerak dan kebugaran di tengah masyarakat,” kata Rudy.

“Kami berharap pengurus KORMI 2025-2029 mampu menghadirkan inovasi program, memperluas partisipasi masyarakat, serta membangun sinergi lintas sektor dalam memperkuat olahraga masyarakat,” demikian Rudy Mas’ud.

Adapun pengurus KORMI Kaltim 2025-2029 yakni :

Ketua : Sarifah Suraidah
Wakil Ketua I : Adnan Faridhan
Wakil Ketua II : Tri Murti Rahayu
Wakil Ketua III : Siti Aisyah
Sekretaris : Bunga Rengganis
Wakil Sekretaris I : Mohammad Rizal
Wakil Sekretaris II : Annisa Shafa Abada
Bendahara : Eva Balqist
Wakil Bendahara I : Aisayah Najma

Penulis: Nur Asih Damayanti | Editor: Saud Rosadi

Tag: