
TENGGARONG.NIAGA.ASIA – Polres Kutai Kartanegara (Kukar) mengikuti Rakor Lintas Sektoral Bidang Operasional Operasi Ketupat Idul Fitri 1447 Hijriah Tahun 2026 bersama Listiyo Sigit Prabowo melalui zoom meeting pada Senin pagi (2/3/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 10.05 – 13.55 WITA tersebut berlangsung di Ruang Tri Brata Lantai 3 Polres Kukar Jalan Wolter Monginsidi Kelurahan Timbau, Tenggarong, dan dihadiri sekitar 28 peserta dari unsur Forkopimda dan instansi terkait.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Kukar Khairul Basyar, Dandim Kukar Benny Budiman, Kajari Kukar Tengku Firdaus, dan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kukar Ahmad Junaidi, hingga perwakilan Dinas Pariwisata, Satpol PP, Kesbangpol, BPBD, Damkar, Disperindag, DPU, serta para pejabat utama Polres Kukar.
Rakor tersebut membahas kesiapan nasional menghadapi arus mudik dan balik Lebaran 2026 melalui Operasi Ketupat, yang digelar secara serentak di seluruh Indonesia.
Dalam arahannya, Kapolri menyoroti potensi padatnya arus mudik lebaran tahun ini serta perlunya peningkatan kewaspadaan terhadap pergerakan masyarakat, khususnya pada malam hari di jalur rawan bencana.
“Arus mudik lebaran tahun ini diprediksi sangat padat, waspadai animo masyarakat saat malam hari terutama jalur rawan bencana,” ujarnya.
Ia pun menekankan optimalisasi struktur organisasi yang telah dibentuk, dengan dukungan 1.624 Pos Pengamanan (Pos Pam), 779 Pos Pelayanan, dan 343 Pos Terpadu secara nasional.
Selain itu, potensi ancaman terorisme dan kejahatan konvensional menjadi perhatian serius yang harus diantisipasi. Satgas Pangan juga diminta mengantisipasi lonjakan harga dan kelangkaan bahan pokok menjelang Idul Fitri.
“Antisipasi ancaman teror (teroris), dan bagi satgas pangan waspadai peningkatan harga sembako dan kelangkaannya,” pintanya.

Sejumlah pejabat kementerian dan lembaga turut memberikan paparannya, di antaranya Menko PMK Pratikno yang mengingatkan soal keamanan pemudik, deteksi dini bencana, serta pelayanan terbaik dengan semangat “Mudik Aman, Keluarga Bahagia”.
“Utamakan semboyan Mudik Aman Keluarga Bahagia,” jelasnya.
Sementara itu, Kapolres Kukar AKBP Khairul Basyar menjelaskan bahwa, tindak lanjut rakor nasional akan dilakukan secara berjenjang hingga tingkat kabupaten.
“Nanti akan ada rakor lintas sektoral di tingkat Mabes, kemudian di tingkat Polda. Setelah itu baru kita laksanakan rakor di tingkat kabupaten,” tuturnya.
Polres Kukar telah memetakan sejumlah titik pengamanan. Pada pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 ini, pihaknya akan melakukan pengamanan terhadap lebih dari 200 masjid serta sekitar lima titik salat Id di lapangan terbuka.
Selain itu, terdapat sekitar 12 objek wisata besar di Kabupaten Kukar yang diprediksi ramai dikunjungi masyarakat saat libur Lebaran.
“Kita menyiapkan kurang lebih 150 personel untuk pelaksanaan Operasi Ketupat ke depan,” bebernya.
Terkait rekayasa lalu lintas jelang Idul Fitri, Kapolres juga menyebut bahwa pihaknya masih menunggu hasil rakor lintas sektoral tingkat kabupaten untuk menentukan langkah teknis lebih lanjut.
“Nanti akan kami sampaikan lebih lanjut setelah pelaksanaan rakor lintas sektoral di Kukar,” tegasnya.
Melalui koordinasi lintas sektoral ini, Polres Kukar berharap pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 dapat berjalan optimal guna menjamin kelancaran arus mudik dan terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Kukar.
Penulis: Lydia Apriliani | Editor: Intoniswan
Tag: Polres Kukar