Komisi II DPRD Kaltim Akan Bertanya ke Gubernur tentang Alasan Dirut Bankaltimtara Diganti

Ketua Komisi II DPRD Kaltim, Sabaruddin Panrecalle. (niaga.asia/Nur Asih Damayanti)

SAMARINDA.NIAGA.ASIA – Meski mengganti direksi Bankaltimtara domainnya Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Rudy Mas’ud sebagai wakil pemegang saham mayoritas, yakni 64,51%,  tapi Komisi II DPRD Kaltim akan bertanya nanti ke gubernur/Pemerintah Provinsi Kaltim, alasan Dirut Bankaltimtara, Muhammad Yamin diganti sebelum masa jabatannya berakhir.

“Kami bisa saja nanti setelah libur Idulfitri, mengundang gubernur dan direksi Bankaltimtara secara terpisah dalam rapat dengar pendapat soal rencana  pergantian dirut Bankaltimtara,” kata Ketua Komisi II DPRD Kaltim, Sabaruddin Panrecalle pada Niaga.Asia melalui telepon, Minggu (15/3/2026).

Ketua Komisi II DPRD Kaltim, Sabaruddin, dihubungi Niaga.Asia dalam rangka dimintai pendapatnya terkait rencana  gubernur mengganti dirut Bankaltimtara, Muhammad Yamin. Muhammad Yamin saat ini menjalani periode kedua untuk jabatan dirut, normalnya jabatannya akan berakhir tahun 2028.

Ia resmi memimpin sebagai Dirut definitif sejak 2020 (sebelumnya Plt) dan dikukuhkan kembali melalui RUPS Lainnya pada 5 April 2024. Sisa masa jabatannya masih cukup panjang, yakni masih sekitar 2 tahun lagi.

baca juga:

Gubernur Kaltim Percepat Pergantian Dirut Bankaltimtara

Calon Dirut Bankaltimtara Amri Mauraga Pernah Dua Tahun Menjabat Dirut Bank Sulselbar

Sementara Rudy Mas’ud mempercepat pergantian Yamin. Proses penelitian kemampuan dan kepatutan pengganti Yamin sudah selesai di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dua nama yang dinyatakan lulus oleh OJK  sebagai calon dirut Bankaltimtara adalah Romy Wijayanto dan Amri Mauraga.

Dalam RUPS Bankaltimtara Tahun Buku 2025 yang berlangsung di di Harum Resort Balikpapan, Kamis (05/3/2026),  Rudy Mas’ud telah memberitahukan akan ada pergantian dirut kepada seluruh pemegang saham.

Menurut Sabaruddin Panrecalle, Bankaltimtara adalah mitra Komisi II DPRD Kaltim. Dalam rapat-rapat sebelumnya maupun dari  masyarakat, Komisi II tidak menemukan hal-hal yang negatif terkait Bankaltimtara maupun dirutnya.

“Saya dan teman-teman tidak ada menemukan hal yang aneh di direksi, dirut khususnya, termasuk Bankaltimtara secara umum. Saya baru dapat informasi akan adanya pergantian dirut dari Anda,” ucapnya.

“Tapi untuk jelasnya, karena Komisi II juga ingin tahu, maka rencana pergantian dirut Bankaltimtara akan coba ditanyakan Komisi II ke pemerintah, mudah-mudahan pemerintah dalam hal gubernur mau menjelaskan latar belakang keinginannya mengganti dirut Bankaltimtara,” kata Sabaruddin.

Penulis: Intoniswan | Editor: Intoniswan

Tag: