
TENGGARONG.NIAGA.ASIA – Bupati Aulia Rahman Basri berkomitmen mengakomodir kegiatan Street Run Ramadan melalui APBD Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) mulai tahun depan.
Komitmen tersebut disampaikan oleh Bupati Aulia Rahman Basri dihadapan Kapolres Kukar AKBP Khairul Basyar, Sekda Kukar Sunggono Kasnu, Dandim 0906/Kukar Letkol Arm Benny Budiman, serta masyarakat yang hadir dalam kegiatan penutupan Street Run Ramadan di depan Kedaton Kesultanan jalan Monumen Timur, Tenggarong, Sabtu (15/3/2026) pukul 23.13 WITA.
Bupati Aulia mengatakan, kegiatan yang telah memasuki tahun ketiga pelaksanaan tersebut menunjukkan antusiasme masyarakat yang sangat tinggi. Menurutnya, kegiatan olahraga yang digelar selama Ramadan itu merupakan inisiatif masyarakat yang patut mendapat dukungan pemerintah daerah.
“Kalau panitia sudah berkomitmen untuk melaksanakan setiap tahun, Pak Sekda tolong tahun depan ini harus diakomodir lewat pembiayaan APBD Kukar,” ujarnya.
Pada pelaksanaan tahun ini, diakui Bupati Aulia bahwa anggaran kegiatan sempat mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. Karena itu, ia menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat, khususnya para pecinta olahraga lari di Kukar.
Meskipun dengan keterbatasan anggaran, menurutnya kegiatan Run Street Ramadan tetap berjalan dengan baik berkat semangat panitia dan dukungan masyarakat.
“Kami melihat pelaksanaan Ramadan Street Run tahun 2026 ini berhasil dengan baik dan sukses sangat besar meskipun dengan kondisi yang ala kadarnya,” jelasnya.
Dalam kesempatan itu, ia juga mengumumkan tambahan hadiah bagi para pemenang pada malam final. Tambahan hadiah itu diberikan untuk empat kategori, yakni anak putra, anak putri, dewasa putra, dan dewasa putri.

Untuk juara pertama, pemerintah daerah menambahkan hadiah sebesar Rp2,5 juta, juara kedua Rp1,5 juta, dan juara ketiga Rp1 juta pada masing-masing kategori. Harapan Bupati, tambahan hadiah tersebut menjadi penyemangat bagi para peserta lomba yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
“Jadi per kategori kami tambah Rp5 juta malam hari ini untuk yang juara-juara,” bebernya.
Sementara, Ketua Panitia Run Street Ramadan Bupati Kukar 2026 Sadam Jordi mengatakan kegiatan tersebut telah berlangsung selama 18 hari, dimulai sejak 25 Februari hingga 14 Maret 2026.
Jordi, sapaan akrabnya, mengungkapkan bahwa pendanaan kegiatan sempat habis di hari kedelapan pelaksanaan. Namun panitia memutuskan tetap melanjutkan kegiatan secara swadaya hingga hari terakhir.
“Sepuluh hari terakhir kami jalankan secara mandiri,” katanya.
Antusiasme masyarakat terhadap kegiatan ini kata dia terus meningkat setiap tahun. Bahkan pada pelaksanaan tahun ini jumlah peserta menjadi yang terbesar sejak pertama kali digelar.
“Total pesertanya dari awal sampai akhir itu ribuan orang. Ini yang paling besar dibanding tahun-tahun sebelumnya,” tuturnya.
Terkait rencana pemerintah daerah yang akan mengakomodir kegiatan tersebut melalui APBD. Menurutnya, dukungan pemerintah akan membuat penyelenggaraan Street Run Ramadan di masa mendatang semakin baik.
“Kalau nanti diatur dan diskemakan dengan baik melalui pemerintah daerah, insyaallah tahun selanjutnya kita bisa membuat kegiatan ini lebih meriah lagi,” harapnya.
Pada malam final yang berlangsung hingga pukul 03.00 WITA dini hari, jumlah peserta yang mengikuti lomba tercatat sekitar 200 orang. Total hadiah yang disiapkan panitia sekitar Rp10 juta untuk 4 kategori dengan rincian juara pertama Rp1.250.000, juara kedua Rp750.000, dan juara ketiga Rp500.000.
Penulis: Lydia Apriliani | Editor: Intoniswan
Tag: Olahraga Tradisional