
BALIKPAPN.NIAGA.ASIA – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (UID Kaltimra) menyiagakan 1.210 personel untuk memastikan keandalan pasokan listrik selama Ramadan hingga perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah.
General Manager PLN UID Kaltimra, Muchamad Chaliq Fadli, mengatakan PLN telah melakukan berbagai langkah kesiapsiagaan guna memastikan sistem kelistrikan tetap andal selama masa siaga Ramadan dan Idul Fitri (RAFI).
“Personel disiagakan di berbagai wilayah Kaltim dan terhitung mulai 12 Maret hingga 31 Maret 2026,” kata Muchamad Chaliq Fadli, Selasa (17/03/2026).
Selama periode siaga RAFI, PLN menyiagakan sistem kelistrikan, personel operasional, serta berbagai peralatan pendukung guna memastikan pelayanan kelistrikan tetap optimal bagi masyarakat.
Adapun pengamanan kelistrikan di fokusnya pada 161 lokasi prioritas di wilayah Kaltim dan Kaltara, meliputi 43 masjid yang terdiri dari 11 masjid raya dan 32 masjid prioritas, serta berbagai fasilitas transportasi dan fasilitas umum lainnya.
“Kondisi pasokan listrik di wilayah Kaltim – Kaltara dipastikan dalam keadaan cukup dan aman selama periode Ramadan dan Idul Fitri,” ujarnya.
Saat ini memproyeksikan beban puncak sistem mencapai 804,8 MW, sedangkan daya mampu sebesar 976,6 MW. Cadangan daya sebesar 171,8 MW dipastikan mencukupi kebutuhan listrik masyarakat dengan baik.
“Kelistrikan di Kaltim – Kaltara dalam kondisi siap dan andal untuk melayani masyarakat yang merayakan Idul Fitri. Seluruh personel, peralatan, serta sistem operasional telah disiagakan guna menjaga pasokan listrik tetap stabil selama periode siaga,” tambahnya.
Kemudian, lanjut Chaliq, guna mendukung keandalan listrik selama masa siaga RAFI, PLN UID Kaltimra menempatkan personel siaga pada 95 posko yang tersebar di seluruh wilayah Kaltim – Kaltara guna memastikan respons cepat terhadap potensi gangguan kelistrikan.
Secara umum proyeksi beban puncak pada Idul Fitri 1447 Hijriah diperkirakan turun sekitar 0,17 persen dibandingkan kondisi beban puncak tahun sebelumnya, hal ini dikarenakan menurunnya aktivitas industri dan perkantoran selama libur lebaran.
“Selain kesiapan personel, PLN turut menyiagakan berbagai peralatan pendukung keandalan sistem kelistrikan seperti 29 unit UPS, 37 unit UGB, serta 13 unit Unit Kabel Bergerak, 2 unit crane, 87 unit mobil operasional, serta 62 unit sepeda motor operasional,” bebernya.
PLN juga memastikan kesiapan infrastruktur pendukung kendaraan listrik bagi masyarakat melakukan perjalanan selama libur Lebaran. Hingga saat ini, PLN UID Kaltimra telah mengoperasikan 77 unit EV charger yang tersebar di wilayah Kaltim – Kaltara.
Untuk mempermudah layanan, PLN menghimbau masyarakat memanfaatkan aplikasi PLN Mobile yang didalamnya memuat informasi mulai dari pengaduan gangguan, permohonan layanan listrik, informasi terkait kelistrikan, hingga perencanaan perjalanan untuk pengguna kendaraan listrik.
“Apabila masyarakat mengalami kendala kelistrikan, dapat segera melaporkan melalui aplikasi PLN Mobile. Petugas kami siap siaga 24 jam memastikan kenyamanan masyarakat selama merayakan Idul Fitri,” tutup Chaliq.
Sumber : PLN IUD Kaltimra | Editor : Budi Anshori | Advertorial
Tag: PLN