
TENGGARONG.NIAGA.ASIA – Ribuan warga Tenggarong terpantau menyalurkan zakatnya melalui Masjid Agung Sultan Aji Muhammad Sulaiman Kelurahan Panji hingga Jumat sore (20/3/2026), dengan total dana terkumpul mencapai Rp201.806.000.
Koordinator Penerimaan Zakat, Muhammad Husen, menjelaskan bahwa angka tersebut merupakan gabungan dari zakat fitrah, zakat mal, fidyah, serta infak dan sedekah yang dihimpun selama Ramadan hingga 20 Maret 2026 pukul 17.00 WITA.
“Jumlah muzakki sejauh ini sudah mencapai 1.211 orang. Kalau dihitung berdasarkan jiwa, totalnya sekitar 3.672 jiwa,” ungkapnya, Jumat malam (21/3/2026).
Tak hanya dalam bentuk uang, panitia juga menerima zakat fitrah berupa beras dengan jumlah lebih dari 3 ton, yakni sekitar 3,395 ton. Namun demikian, ia menyebutkan bahwa tren pembayaran zakat saat ini didominasi dalam bentuk uang.
“Mayoritas memang zakat uang,” tambahnya.
Panitia Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Masjid Agung telah membuka layanan penerimaan zakat sejak 10 Maret 2026 atau memasuki 10 hari terakhir Ramadan. Untuk memudahkan masyarakat, layanan dibagi dalam tiga sesi setiap harinya.
Pada pagi hari, layanan dibuka mulai pukul 09.00 hingga 12.00 WITA. Sementara sesi siang berlangsung pukul 14.00 hingga 17.00 WITA, dan malam hari dibuka setelah Salat Tarawih hingga pukul 23.00 WITA. Khusus malam takbiran, Jumat (21/3/2026), layanan dibuka sejak Salat Isya hingga pukul 22.00 WITA untuk keperluan rekapitulasi dan distribusi.
Riduan, yang merupakan Panitia UPZ Masjid Agung, mengatakan antusias masyarakat Tenggarong dalam menunaikan zakat terus mengalami peningkatan setiap tahunnya, meskipun tidak terlalu signifikan.
“Kalau melihat jumlah hingga H-1 kemarin, memang sudah lebih dari 1.000 muzakki. Ada peningkatan beberapa persen dibanding tahun lalu,” jelasnya.
Ia menilai, peningkatan tersebut didukung oleh kemudahan akses menuju Masjid Agung, termasuk adanya infrastruktur jembatan baru serta posko UPZ yang mempermudah warga menyalurkan zakat.
Di sisi lain kata dia, penyaluran zakat juga telah dilakukan secara bertahap. Hingga saat ini, sekitar 1.000 mustahik telah menerima manfaat zakat fitrah dari Masjid Agung.
Distribusi diprioritaskan bagi warga di sekitar lingkungan masjid, khususnya enam RT di Kelurahan Panji, yakni RT 1, RT 2, RT 3, RT 5, RT 6, dan RT 10. Selain itu beber Riduan, zakat juga disalurkan ke Kampung Mualaf di Desa Jonggon yang merupakan wilayah binaan masjid, dengan jumlah penerima sekitar 100 orang.
Selain itu, panitia juga menyalurkan zakat ke panti asuhan dan sejumlah yayasan yang mengajukan permohonan. Bantuan diberikan dalam bentuk uang maupun beras.
Ia memastikan, seluruh zakat yang terkumpul akan didistribusikan kepada delapan golongan penerima (asnaf), seperti fakir miskin, yatim, hingga fii sabilillah, sebelum pelaksanaan Salat Idulfitri.
“Untuk data final nanti akan kami update dan umumkan setelah Salat Id,” pungkasnya.
Penulis: Lydia Apriliani | Editor: Intoniswan
Tag: Zakat