
NUNUKAN.NIAGA.ASIA – Bupati Nunukan, Irwan Sabri mengajak seluruh masyarakat melihat situasi perekonomian Indonesia dan dunia secara jernih dan objektif, serta tetap fokus menjalani profesi masing-masing.
Ajakan itu disampaikan Irwan saat melaksanakan sholat Idul Fitri di masjid Hidayaturrahman Islamic Center Nunukan, yang diikuti ribuan masyarakat muslim Kabupaten Nunukan.
“Tidak usah semua persoalan dikomentari karena terlalu banyak berkomentar justru tidak efektif, fokus saja dengan pekerjaan dan tugas kita masing-masing,” kata Irwan, Sabtu (21/03/2026).
Pemberitaan TV nasional maupun media sosial setiap hari membahas beberapa negara sedang konflik yang secara tidak langsung menimbulkan efek begitu besar seperti melemahnya nilai tukar rupiah.
Konflik negara-negara itu juga menimbulkan gejolak terhadap perekonomian dunia dengan melemahnya daya beli, dan naiknya sebagian besar harga harga bahan kebutuhan pokok kebutuhan masyarakat.
“Saya mengajak masyarakat untuk tetap optimis menjalani kehidupan sehari-hari. Tetaplah berusaha memperbaiki diri dan ekonomi keluarga,” tuturnya.
Kerja sama dan gotong royong salah satu kunci untuk dapat teguh dalam menghadapi tantangan. Percayalah tidak ada badai yang tidak berlalu dan yakinlah masa depan Indonesia akan semakin cerah dan menjanjikan.
Irwan menerangkan, berbagai kemajuan dan capaian telah diraih Pemerintah Nunukan sejak dirinya bersama Wakil Bupati Nunukan, Hermanus dilantik pada 20 Februari 2025 atau satu tahun lalu.
“Sudah banyak capaian diraih, tapi tidak sedikit pula tugas kedepan menunggu yang tentunya butuh kerja keras bersama mewujudkan Nunukan lebih baik,” ujarnya.
Saat ini Program 17 arah baru menuju perubahan yang menjadi visi dan misi Pemerintah Nunukan sudah terlaksana seperti pembagian baju seragam SD – SMP, pembagian fasilitas internet starlink untuk sekolah sekolah di perbatasan yang tidak terjangkau internet.
Pemerintah juga melaksanakan program beasiswa dan mahasiswa berprestasi, bantuan untuk alat tangkap ikan, bantuan bibit, pupuk dan alat pertanian, bantuan modal peningkatan peralatan bagi pelaku UMKM hingga peningkatan kapasitas kelistrikan.
“Ada juga program pembangunan jalan penghubung antar kecamatan, jalan usaha tani, rehab rumah tidak layak huni, penyediaan dokter spesialis di kecamatan,” sebutnya.
Sepanjang tahun 2025-2026, Pemerintah Nunukan melihat situasi keamanan dan kondusifitas lingkungan masyarakat aman, meski masih ada riak-riak keributan kecil sebagai bentuk penyampaian aspirasi.
“Hubungan antara masyarakat terjalin dengan baik, meskipun kita berbeda beda suku dan agama, tapi toleransi antar umat beragama di Kabupaten Nunukan terbaik di Indonesia,” tutupnya.
Penulis : Budi Anshori | Editor : Intoniswan
Tag: Idul Fitri