Dipanggil “Mas”, Cerita Hangat Anak LKSA Belanja Bareng Rendi Solihin

Rendi Solihin jongkok memeriksa sepatu yang dipilih anak LKSA, memastikan ukurannya pas dan nyaman digunakan. (Niaga.Asia/Lydia Apriliani)

TENGGARONG.NIAGA.ASIA – Sapaan “mas” dari seorang anak memecah suasana hangat saat Wakil Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Rendi Solihin mendampingi anak-anak LKSA (Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak) Darul Mutaqqin berbelanja di Samarinda Square, Selasa malam (31/3/2026).

Tanpa sekat jabatan, Rendi justru tertawa dan larut dalam kebersamaan layaknya seorang kakak bagi mereka. Momen tersebut terasa cair sejak awal.

Orang nomor dua di Kukar ini tampak antusias mendampingi anak-anak memilih sepatu, baju, kaos kaki, hingga perlengkapan lainnya. Ia bahkan beberapa kali jongkok, memastikan sepatu yang dipilih benar-benar pas di kaki mereka.

Tak sekadar menemani saja, Rendi Solihin juga aktif membantu mereka memilihkan barang, sesekali menyapa dan memastikan semua anak mendapatkan kebutuhannya.

“Siapa lagi yang belum dapat, sini aku carikan,” ucapnya sambil tersenyum.

Raut wajah ceria anak-anak LKSA saat mendapatkan sepatu baru yang mereka pilih. (Niaga.Asia/Lydia Apriliani)

Interaksi hangat itu semakin terasa ketika Rendi berbincang ringan dengan anak-anak. Saat ditanya terkait pengalaman mereka ke pusat perbelanjaan, salah satu anak mengaku baru dua kali datang ke mall.

Pengakuan polos tersebut menjadi gambaran sederhana tentang betapa berartinya momen ini bagi mereka. “Kalau ke Bioskop berapa kali, nanti kita nonton ya.”

Setelah seluruh anak mendapatkan kebutuhan mereka, kegiatan berlanjut dengan nonton bareng di bioskop XXI. Film yang dipilih oleh Rendi Solihin berjudul Tunggu Aku Sukses Nanti, sebuah karya yang mengangkat kisah perjuangan anak muda dalam meraih kesuksesan.

Sebelum masuk studio, Rendi bersama istrinya, Feti Puja Amelia, membagikan minuman dan popcorn kepada anak-anak. Keduanya juga menyempatkan diri berbincang santai, memastikan anak-anak menikmati momen tersebut.

“Selamat nonton ya, semoga senang sama filmnya,” katanya.

Rendi Solihin bersama istrinya, Feti Puja Amelia, membagikan minuman dan popcorn kepada anak-anak LKSA sebelum nonton bersama film Tunggu Aku Sukses Nanti. (Niaga.Asia/Lydia Apriliani)

Film ini dibintangi aktor asal Samarinda, Ardit Erwandha, serta didukung oleh Lulu Tobing, Ariyo Wahab, dan Adzana Ashel, di bawah arahan sutradara Naya Anindita.

Film tersebut mengisahkan Arga, seorang pemuda yang harus menghadapi tekanan hidup karena belum memiliki pekerjaan tetap selama tiga tahun lamanya.

Ia kerap menjadi bahan perbandingan dalam keluarga (sepupu-sepupunya yang mapan), terutama saat momen Lebaran, hingga pada akhirnya Arga berjuang membuktikan diri di tengah keterbatasan ekonomi dan tekanan sosial.

Pesan yang terkandung dalam film ini, yaitu tentang makna kesuksesan yang tidak selalu diukur dari materi, melainkan dari proses dan perjuangan.

Di sela kegiatan, Rendi juga menyampaikan apresiasi kepada para pengasuh dan pihak yang selama ini membina anak-anak LKSA.

“Terima kasih Kiai, sudah istiqomah mendidik anak-anak kita. Mereka ini aset Kukar ke depan, anak-anak spesial yang harus kita jaga bersama,” jelasnya.

Rendi Solihin bersama anak-anak LKSA berfoto bersama sebelum nonton di bioskop. (Niaga.Asia/Lydia Apriliani)

Kepada anak-anak, Rendi berpesan agar mereka dapat menikmati momen tersebut sebagai bentuk liburan, sebelum kembali fokus belajar.

“Nikmati malam ini. Nanti kembali ke panti, belajar yang giat, nurut sama ustaz-ustazah, guru, dan orang tua,” pesannya.

Tak lupa, Rendi meminta doa agar dirinya bersama Bupati Aulia Rahman Basri selalu diberi kekuatan dalam memimpin Kukar lebih baik lagi.

“Doakan kami agar tetap kuat, dijauhkan dari marabahaya, dan bisa terus berbuat untuk Kukar. Karena doa-doa kalian, kami bisa sampai hari ini,” tuturnya.

Bagi Rendi, kebersamaan tersebut bukan sekadar agenda seremonial semata. Energi dan semangat anak-anak justru menjadi penyemangat baginya untuk terus bekerja dan hadir di tengah masyarakat.

“Semangat dari mereka ini yang membuat kami semakin giat untuk terus berbuat,” pungkasnya.

Penulis: Lydia Apriliani | Editor: Intoniswan

Tag: