
SAMARINDA.NIAGA.ASIA — Pemkot Samarinda resmi memulai rangkaian seleksi calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) untuk peringatan HUT ke-81 RI pada 17 Agustus 2026 mendatang. Proses penjaringan ini bertujuan untuk mengisi formasi pengibar bendera, baik di tingkat kota maupun di tingkat Provinsi Kalimantan Timur.
Sekretaris Daerah kota Samarinda, Neneng Chamelia Santi menjelaskan tahapan seleksi dijadwalkan berlangsung mulai 4 April hingga 21 April 2026, dengan jumlah pendaftar secara keseluruhan 277 orang pelajar dari tingkat sekolah menengah atas (SMA/SMK) sederajat.
“Pendaftaran daring telah kita buka sejak 25 Februari – 26 Maret 2026. Adapun ratusan pelajar ini nantinya akan mengikuti berbagai tahapan seleksi yakni tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensia Umum (TIU), kesamaptaan, pemeriksaan kesehatan, hingga parade,” kata Neneng, di halaman parkir Balai Kota Samarinda, Jalan Balai Kota, Sabtu 4 April 2026.
Adapun jumlah Paskibraka yang dicari nantinya sebanyak 42 orang terbaik dari Calon Paskibraka yang lolos dalam seluruh rangkaian tahapan seleksi ini.
Nantinya, tiga pasang atau enam orang akan dikirim untuk mengikuti seleksi di tingkat provinsi, sementara 36 orang lainnya akan bertugas sebagai Paskibraka tingkat Kota Samarinda. Adapun tim penilai seleksinya ini berasal dari unsur TNI AD, Kodim 0901 Samarinda.
“Tujuan seleksi ini bukan sekadar teknis baris-berbaris, melainkan menjadi wadah pembinaan karakter generasi muda agar memiliki jiwa nasionalisme, disiplin, dan integritas yang tinggi,” ujar Neneng.
Wakil Wali Kota Samarinda Saefuddin Zuhri meminta agar seluruh calon Paskibraka ini untuk mengikuti seleksi secara sungguh-sungguh, dan menampilkan kemampuan terbaiknya.

Sebagai tahapan awal, ratusan calon Paskibraka ini menjalani pemeriksaan tinggi dan berat badan.
“Kalian merupakan putra-putri pilihan daerah yang berani melangkah untuk bersaing secara sehat. Paskibraka bukan sekedar pasukan pengibar bendera, tapi juga simbol kedisiplinan dan ketangguhan dengan mengedepankan integritas,” kata Zuhri.
Sementara, salah satu peserta seleksi Paskibraka dari SMAN 3 Samarinda, Fernita Gisela, 16 tahun menerangkan, selama mengikuti seleksi, dia akan lebih rutin mengasah ketahanan tubuhnya demi melewati tes Kesamaptaan
“Latihan fisik biasa dua hari sekali bahkan setelah ini bisa juga hampir setiap hari. Latihannya biasa push up kemudian latihan lengan dan punggung (plank dan back up). Setelah ini saya juga akan dalami pembelajaran untuk ikut seleksi TWK dan TIU,” katanya.
Meskipun baru terjun di seleksi Paskibraka saat duduk di bangku SMA, Fernita optimistis dapat memperoleh posisi sebagai salah satu pasukan Paskibraka nantinya.
“Dari sekolah saya yang mengikuti seleksi ini 12 orang, enam putra dan enam putri. Saya berharap bisa menjadi salah satu bagian dari Paskibraka ini,” demikian Fernita Gisela.
Penulis: Nur Asih Damayanti | Editor: Saud Rosadi | Advertorial
Tag: HUT ke-81 RIPaskibrakaSamarinda