Kakanwil Ditjenpas Kaltim Ingatkan Petugas Lapas Jangan Jadi Pengkhianat

Kakanwil Ditjenpas Kanwil Kaltim Endang Lintang Hardiman menghadiri sertijab dan pisah sambut Kalapas Nunukan dari Puang Dirham kepada pejabat baru Donny Setiawan, Kamis 23 April 2026. (Budi Anshori/niaga.asia)

NUNUKAN.NIAGA.ASIA – Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kalimantan Timur, Endang Lintang Hardiman, menghadiri serah terima dan pisah sambut Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Nunukan.

Pergantian Kalapas Nunukan dari pejabat lama Puang Dirham kepada pejabat baru Donny Setiawan, ditandai dengan pembacaan deklarasi ikrar Zero bersih dari handphone ilegal, pungutan liar, dan narkoba (Halinar) di lingkungan Lapas Nunukan.

“Pembacaaan Zero Halinar adalah perintah langsung dari Ditjenpas kepada semua Kanwil agar tiap ada sertijab Kalapas baru membacakan Zero Halinar,” kata Endang kepada niaga.asia, Kamis 23 April 2026.

Zero Halinar adalah komitmen bersama Ditjenpas, sekaligus mengingatkan kembali kepada semua petugas, bahwa tugas memberantas Halinar di lingkungan Lapas dan Rutan belum selesai, karena masih menyisakan masalah, gangguan dan pengkhianatan dari petugas sendiri.

Untuk itu, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto menegaskan ketika petugas Lapas melakukan pelanggaran, maka diberikan sanksi tegas tanpa menunggu di depan mata.

“Deklarasi Zero Halinar bukan sekedar seremonial. Halinar harus ditanamkan dalam hati semua petugas pemasyarakatan bahwa hal itu dilarang,” ujar Endang.

Endang meminta wartawan turut membantu mengawasi pelaksanaan tugas di lingkungan pemasyarakatan. Apabila mengetahui ada petugas bermain, segera menyampaikan ke pimpinan masing-masing Lapas.

Menurutnya, oknum petugas yang membekingi atau melindungi pelaku kejahatan di lingkungan Lapas sangatlah mungkin. Bahkan pembiaran pelanggaran Halinar yang sengaja dilakukan pimpinan Lapas itu sendiri.

“Kalau ada pembiaran dari Kalapas atau backup dari oknum petugas yang melindungi pelanggaran, silahkan laporkan langsung ke Kanwil Ditjenpas. Kami akan merahasiakan identitas pelapor,” tegasnya.

Kanwil Ditjenpas Kaltim menegaskan kesungguhannya dalam membasmi peredaran narkoba di lingkungan Lapas. Ketika ditemukan pelanggaran, maka jajaran dari Kakanwil, Kalapas, pejabat kepala keamanan akan dievaluasi

Endang berharap tidak ada lagi pengkhianatan dari petugas pemasyarakatan dalam membantu atau melindungi peredaran narkoba di lingkungan Lapas. Dengan komitmen kesungguhan, Halinar pasti bisa diwujudkan bersama.

“Kita berupaya tidak ada peredaran narkoba di Lapas dan Rutan. Upaya bisa tercapai atau tidak, makanya jangan ada lagi pengkhianatan di lingkungan Lapas sendiri,” tegasnya.

Pemberantasan narkotika merupakan kerja bersama, koordinasi lintas instansi dan dukungan wartawan, sangat penting dalam menutup ruang niat dan kesempatan seseorang dalam melakukan tindak kejahatan.

Dalam teori pidana, ada dua unsur yang tidak boleh bertemu, yakni niat dan kesempatan, yang harus diputus jauh-jauh, agar kesempatan berbuat jahat tidak terlaksana saat ini dan di masa mendatang.

“Tugas di pemasyarakatan sengat berat. Memang kalau dilihat mudah karena hanya tempat kecil. Tapi sesungguhnya penghuni Lapas pasti orang kecewa,” jelas Endang.

Acara Sertijab Kalapas Nunukan ditutup dengan kunjungan ke blok hunian untuk berpamitan, sekaligus memperkenalkan pejabat baru kepada warga binaan pemasyarakatan oleh Puang Dirham dan Donny Setiawan.

Penulis: Budi Anshori | Editor: Saud Rosadi

Tag: