
TENGGARONG.NIAGA.ASIA – Masyarakat di Kecamatan Samboja Barat digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria di sebuah pos kamling di Jalan Usaha Tani Merdeka RT 021, Kelurahan Karya Merdeka, Selasa (21/4/2026) sore.
Korban diketahui berinisial J, pria berusia 65 tahun asal Jember, Jawa Timur. Ia ditemukan dalam kondisi sudah tak bernyawa setelah sebelumnya sempat terlihat beristirahat di lokasi tersebut.
Plh Kapolsek Samboja, IPTU Iwan Setiawan, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia menjelaskan, korban pertama kali ditemukan oleh warga dalam kondisi sudah tidak bernapas di pos kamling.
“Benar, telah ditemukan seorang laki-laki dalam keadaan meninggal dunia di pos kamling Jalan Usaha Tani Merdeka RT 021, Kelurahan Karya Merdeka. Korban diketahui berinisial J, warga asal Jember, Jawa Timur,” ujar IPTU Iwan Setiawan, Kamis siang (23/4/2026).
Menurut IPTU Iwan, peristiwa bermula sekitar pukul 12.00 WITA ketika saksi berinisial APS melihat korban mengendarai sepeda motor dari arah Samarinda melintas di Jalan Poros Soekarno Hatta KM 28.
Tak lama kemudian, korban pun memarkirkan sepeda motornya di pos kamling Jalan Usaha Tani Merdeka RT 021. Korban diduga berhenti untuk beristirahat.
“Sekitar pukul 14.00 WITA, saksi melihat korban masih dalam posisi tertidur di pos kamling. Karena terlihat seperti sedang beristirahat, saksi tidak menaruh curiga,” jelasnya.
Namun sekitar pukul 15.45 WITA, saksi pun kembali ke lokasi dan melihat korban sudah dalam posisi terlentang dengan tangan dan kaki yang mulai kaku. Saat dipanggil, korban tidak memberikan respons.
“Saksi kemudian memanggil warga lain untuk memastikan kondisi korban, dan setelah dicek bersama diketahui korban sudah tidak bernapas,” tambahnya.
Warga kemudian melaporkan kejadian ini kepada relawan PMI Kecamatan Samboja Barat dan pihak kepolisian. Petugas bersama relawan langsung mengevakuasi korban ke RSUD Aji Batara Agung Dewa Sakti Samboja.
Dari hasil pemeriksaan awal tim medis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Dokter memperkirakan korban telah meninggal dunia sekitar satu jam sebelum ditemukan.
“Hasil pemeriksaan medis sementara tidak ditemukan adanya tanda kekerasan pada tubuh korban,” tuturnya.
Meski demikian, penyebab pasti kematian belum dapat dipastikan karena pihak keluarga menolak dilakukan autopsi dan menerima kejadian tersebut sebagai musibah.
“Pihak keluarga menolak dilakukan autopsi dan telah membuat surat penolakan. Mereka menganggap kejadian ini sebagai musibah,” katanya.
Menurut keterangan keluarga, korban juga diketahui tidak memiliki riwayat penyakit dan tidak pernah mengeluh sakit sebelumnya.
Saat ini, kepolisian melakukan pemeriksaan terhadap para saksi, membuat laporan kejadian, serta mengajukan visum untuk kepentingan administrasi.
“Situasi di lokasi aman dan kondusif, penanganan sudah dilakukan sesuai prosedur,” tutupnya.
Penulis: Lydia Apriliani | Editor: Intoniswan
Tag: tewas