Temuan Menu MBG Bermasalah di Samarinda, Celni Minta Tenaga SPPG Harus Kompeten

Wakil Ketua DPRD Samarinda Celni Pita Sari (niaga.asia/Nur Asih Damayanti)

SAMARINDA.NIAGA.ASIA – Wakil Ketua DPRD Samarinda, Celni Pita Sari menyoroti maraknya temuan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tidak layak konsumsi di sejumlah sekolah.

Untuk itu, pihak legislatif mendesak agar pemenang tender bukan sekedar pencari keuntungan, melainkan vendor katering profesional yang memiliki kompetensi dalam menyajikan makanan secara baik dan layak dalam jumlah porsi yang banyak.

Politisi Partai Nasional Demokrat (NasDem) itu menerangkan, saat ini pihaknya banyak menerima keluhan laporan makanan MBG itu sendiri. Mulai dari menu beraroma basi, sayur berulat di SMAN 13 Samarinda, hingga temuan roti berjamur di SD Integral Luqman Al Hakim Samarinda yang ramai diberitakan belum lama ini.

“Makanya kita coba terus dalami dan berikan penyuluhan kepada penerima tender. Jika mendapatkan tender tersebut, harus benar-benar bertanggung jawab,” kata Celni di kantor DPRD Samarinda, Jalan Basuki Rahmat, Kamis 23 April 2026.

Menurutnya memasak untuk ribuan orang setiap harinya, memerlukan kompetensi yang tepat. Dia berharap pemenang tender adalah pihak yang memang berkecimpung di dunia katering, bukan sekadar mengambil pekerjaan tanpa kompetensi penyajian yang baik.

“Jangan hanya soal mereka mendapatkan job dan langsung diambil tanpa memikirkan tenaga pelaksana yang berkompeten dalam penyajian makanan ini,” tegas Celni.

“Jadi memang dalam penyajian makanan ini harus yang berkompeten,” tambah dia

Celni juga menyoroti program MBG di Kota Samarinda yang belum menjangkau seluruh sekolah di Samarinda. Untuk itu, dia menekankan agar ke depannya distribusi MBG ini dapat menyasar pada sekolah yang benar-benar membutuhkan.

“Kita akan panggil Dinas Pendidikan Samarinda dan mendata sekolah mana saja yang memerlukan MBG, dan mana saja sekolah yang MBG-nya belum terlaksana,” demikian Celni Pita Sari.

Penulis: Nur Asih Damayanti | Editor: Saud Rosadi

Tag: