
BALIKPAPAN.NIAGA.ASIA – Pemberangkatan jemaah haji tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi melalui Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan resmi dimulai, Minggu 26 April 2026 malam.
Sebanyak 359 jemaah asal Samarinda yang tergabung dalam Kloter 1 telah bertolak menuju Madinah, menandai awal operasional embarkasi tahun ini.
Di tengah suasana persiapan yang padat, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Balikpapan, Suharto Baijuri, mengingatkan jemaah untuk menjaga fokus selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.
Dia menyoroti kebiasaan sebagian jemaah yang terlalu aktif menggunakan ponsel untuk berswafoto maupun membuat konten media sosial.
“Antrean berangkat sangat panjang. Harapan kami, jalani ibadah dengan sebaik-baiknya dan jangan sampai momen berharga terbuang,” kata Suharto.
Menurutnya, penggunaan gawai yang berlebihan dapat mengalihkan perhatian, khususnya bagi jemaah usia muda. Dia menekankan bahwa energi selama di Tanah Suci seharusnya difokuskan untuk beribadah, bukan aktivitas dokumentasi.
“Kalau bisa, yang muda fokus saja pada ibadah. Sangat disayangkan jika kesempatan ini tidak dimanfaatkan maksimal,” ujar Suharto.
Selain itu, kondisi fisik juga menjadi perhatian penting. Jemaah diminta tidak memaksakan diri melakukan aktivitas di luar kepentingan ibadah, agar tetap prima saat puncak haji seperti wukuf di Arafah, bermalam di Muzdalifah, hingga prosesi lempar jumrah di Mina.

Perhatian khusus juga diberikan kepada jemaah lanjut usia. Keterbatasan dalam penggunaan teknologi menjadi salah satu tantangan dalam sistem layanan berbasis digital.
Untuk itu, peran petugas pendamping, ketua rombongan, dan ketua regu diperkuat guna memastikan jemaah lansia tetap terarah dan tidak terpisah dari kelompok.
Sementara itu, General Manager Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan, Iwan Winaya Mahdar, memastikan seluruh fasilitas bandara telah disiapkan secara optimal untuk mendukung kelancaran keberangkatan.
“Koordinasi telah dilakukan dengan seluruh pihak terkait, mulai dari Kementerian Agama, Imigrasi, Bea Cukai hingga maskapai. Kami juga menyediakan jalur cepat serta fasilitas khusus bagi jemaah lansia agar proses berjalan nyaman dan efisien,” jelasnya.
Sebanyak 17 kloter dijadwalkan berangkat melalui Bandara SAMS Sepinggan hingga 20 Mei 2026, dengan tujuan Madinah dan Jeddah.
Untuk menjaga ketepatan waktu penerbangan, tambahan personel juga disiagakan di area terminal dan sisi udara.
Kloter pertama ini diperkirakan tiba di Madinah pada 27 April 2026 pagi waktu setempat, dan dijadwalkan kembali ke Indonesia pada 7 Juni 2026.
Pemerintah berharap seluruh rangkaian ibadah haji tahun ini dapat berlangsung lebih tertib, aman, dan Khusyuk.
Penulis: Heri | Editor: Saud Rosadi
Tag: BalikpapanEmbarkasi BalikpapanHaji 2026