
BALIKPAPAN.NIAGA.ASIA – Penanaman 10.100 batang pohon ulin secara serentak di sejumlah wilayah Kodam VI Mulawarman melalui program ‘Menyatu dengan Alam’ memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), Senin 4 Mei 2026.
Kegiatan penghijauan itu merupakan bagian dari program penanaman massal yang dilaksanakan secara terintegrasi di wilayah Kodam VI/Mulawarman.
Secara keseluruhan, Kodam VI/Mulawarman menyiapkan sebanyak 1.263.488 bibit pohon yang terdiri dari berbagai jenis tanaman kehutanan, tanaman cepat tumbuh, tanaman estetika, hingga tanaman Multi-Purpose Tree Species (MPTS).
Dalam pelaksanaannya, lebih dari 200 ribu tanaman hutan seperti Meranti, Mahoni, Sengon, Gaharu, serta berbagai pohon keras dan tanaman buah ditanam serentak di sejumlah titik di Kota Balikpapan, wilayah Korem 091/ASN, hingga Korem 092/Maharajalila dengan total luasan mencapai 144,5 hektare.
Penanaman 10.100 bibit pohon ulin menjadi perhatian utama dalam kegiatan itu. Pohon ulin dikenal sebagai tanaman endemik Nusantara yang memiliki nilai tinggi karena kuat, tahan lama, dan kini keberadaannya semakin langka.
Perwakilan MURI, Awang Rahargo, yang hadir langsung dalam kegiatan itu menyampaikan apresiasi atas pencapaian tersebut.
“Dalam rangka program penghijauan serentak di wilayah Kodam VI/Mulawarman, Museum Rekor-Dunia Indonesia mencatat sebuah pencapaian prestasi karya dan karsa yang bersifat superlatif, yakni sebagai kegiatan penanaman tanaman hutan terbanyak yang dilaksanakan secara serentak,” kata Awang, dikutip niaga.asia, Senin 4 Mei 2026.

Menurutnya, penanaman lebih dari 200 ribu tanaman hutan, termasuk 10.100 pohon ulin, merupakan langkah nyata yang berdampak besar terhadap pelestarian lingkungan.
Sementara itu, Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Krido Pramono menegaskan kegiatan itu bukan sekadar seremoni, melainkan bagian dari strategi menjaga kelestarian lingkungan dan ekosistem.
“Hari ini kita tidak sekadar menanam pohon, melainkan juga menanam harapan akan kelestarian alam bagi generasi mendatang,” kata Krido.
Selain penanaman pohon, kegiatan itu juga dirangkaikan dengan penanaman 26.980 batang pohon keras, 14.530 batang pohon buah, serta pelepasan 4.100 ekor burung dan 20.000 ekor ikan guna menjaga keseimbangan ekosistem.
Menurut Krido, program itu menjadi bagian dari upaya berkelanjutan TNI Angkatan Darat dalam memulihkan lahan kritis, termasuk lahan pascatambang dan lahan tidur, sekaligus memperkuat ketahanan lingkungan di Pulau Kalimantan.
“Teruslah menanam, menyatu dengan alam, menebar energi kebaikan. Setiap kebaikan yang ditanam akan kembali memberi manfaat bagi harmoni kehidupan kita,” jelas Krido mengingatkan.
Melalui kegiatan ini, Kodam VI/Mulawarman berharap semangat pelestarian lingkungan dapat terus tumbuh dan menginspirasi seluruh lapisan masyarakat, khususnya generasi muda, untuk bersama-sama menjaga keberlanjutan ekosistem di Kalimantan.
Sumber: Pendam VI Mulawarman | Editor: Saud Rosadi
Tag: Kodam VI MulawarmanMURIPenghijauanRekor MURITNI AD