Ekonomi Kaltim Triwulan I-2026 Terkontraksi Dibandingkan Triwulan IV-2025

Ilustrasi

SAMARINDA.NIAGA.ASIA – Perekonomian Provinsi Kalimantan Timur Triwulan I-2026 berdasarkan besaran Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku mencapai Rp229,08 triliun dan PDRB atas dasar harga konstan 2010 mencapai Rp149,02 triliun.

Ekonomi Provinsi Kalimantan Timur Triwulan I-2026 terhadap Triwulan I-2025 tumbuh sebesar 2,99 persen (y-on-y), sedangkan dibandingkan Triwulan IV-2025 terkontraksi sebesar 3,69 persen (q-to-q).

Demikian disampaikan Kepala Badan Pusat Statistik Kalimantan Timur (BPS Kaltim), Mas’ud Rifai dalam konferensi pers secara daring, Selasa (5/5/2026).

Menurut BPS Kaltim, Kebijakan pemerintah yang juga turut mendorong pertumbuhan ekonomi Kaltim antara lain Pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) pada periode jelang Idulfitri. Penambahan jumlah ASN (CPNS dan PPPK) di Instansi Pemerintah, baik pusat maupun daerah. Jumlah ASN Kalimantan Timur Tahun 2025 meningkat signifikan sebesar 33,83% jika dibandingkan dengan Tahun 2024 (8,40%).

“Hingga 28 Februari 2026, realisasi pembentukan SPPG di Kalimantan Timur telah mencapai 186 unit yang tersebar di 9 kabupaten/kota dengan 386 ribu penerima manfaat MBG yang disalurkan melalui sekolah/pesantren/posyandu,” demikian BPS Kaltim.

Bantuan pendidikan Gratispol Tahap I dan II mencapai Rp220,65 miliar untuk 48.676 mahasiswa penerima telah disalurkan melalui kampus di Kalimantan Timur.

Kemudian, Momen Ramadan dan Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) mendorong peningkatan mobilitas dan aktivitas masyarakat. Jumlah wisatawan mancanegara pada Triwulan I-2026 meningkat 70,66% secara y-on-y. Jumlah wisatawan nusantara pada Triwulan I-2026 meningkat sebesar 11,07% (y-on-y).

Hal lainnya adalah, penumpang angkutan udara domestik turun 0,90% (y-on-y). Sedangkan penumpang internasional meningkat 16,50% (y-on-y). Penumpang angkutan laut domestik tumbuh signifikan 41,18% (y-on-y).  Peningkatan nominal transaksi non-tunai, baik transaksi QRIS, kredit maupun uang elektronik.

Dari sisi produksi,  lanjut Mas’ud, Lapangan Usaha Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum tercatat mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 15,94 persen. Dari sisi pengeluaran, Komponen Pengeluaran Konsumsi Lembaga Non-Profit yang Melayani Rumah Tangga (PK-LNPRT) tercatat mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 8,53 persen.

Dari sisi produksi, Lapangan Usaha Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi Mobil dan Sepeda Motor tercatat mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 7,59 persen,” ujarnya.

Sementara dari sisi pengeluaran, Komponen Pengeluaran Konsumsi Lembaga Non-Profit yang Melayani Rumah Tangga (PK-LNPRT) tercatat mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 5,44 persen.

“Ekonomi Pulau Kalimantan pada Triwulan I-2026 tumbuh positif sebesar 4,08 persen (y-on-y). Provinsi Kalimantan Timur menyumbang kontribusi tertinggi pada pembentukan nilai tambah regional Kalimantan sebesar 46,48 persen,” demikian Mas’ud.

Penulis: Intoniswan | Editor: Intoniswan

Tag: