
BALIKPAPAN.NIAGA.ASIA – Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB) memperkuat langkah antisipasi menghadapi potensi musim kemarau ekstrem akibat fenomena El Nino yang diperkirakan terjadi di 2026 ini, dengan menyiapkan beragam skenario agar pasokan air bersih bagi warga tetap terjaga.
Kesiapan itu dibahas dalam koordinasi antara PTMB dan Balai Wilayah Sungai (BWS) Wilayah IV.
Dalam pertemuan itu, sejumlah bendungan pengendali atau Bendali disiapkan sebagai sumber tambahan air baku, ketika debit utama mengalami penurunan.
Direktur Utama PTMB, Saharuddin, mengatakan tiga Bendali yang berada di kawasan daerah aliran sungai akan dimanfaatkan untuk memperkuat ketahanan suplai air bersih di Balikpapan.
“Seluruh potensi sumber air akan dimaksimalkan agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan, meski terjadi penurunan debit akibat kemarau panjang,” kata Saharuddin, Kamis 7 Mei 2026.
Selain menyiapkan sumber air alternatif, PTMB juga telah menyusun pola distribusi darurat.
Jika produksi air turun hingga di bawah kapasitas normal, distribusi akan dilakukan secara bergilir dengan prioritas wilayah tertentu agar pelayanan tetap merata.
PTMB turut menyiagakan sekitar 30 armada mobil tangki untuk membantu suplai air ke kawasan yang dinilai rawan terdampak, seperti daerah perbukitan, kawasan terluar, hingga fasilitas vital seperti rumah sakit dan layanan publik.
Di sisi lain, perusahaan daerah itu juga mempercepat penguatan infrastruktur air melalui optimalisasi sumur bor dan Bendali yang ada.
Beberapa sumur bor lama akan diaktifkan kembali, sementara dua sumur baru direncanakan dibangun di kawasan Gunung Tembak dan Jalan Mufakat.
Tak hanya itu, PTMB bersama BWS juga membuka peluang pengajuan dukungan anggaran dari pemerintah pusat, untuk mempercepat pembangunan maupun rehabilitasi sarana pendukung penyediaan air bersih.
Menurut Saharuddin, kesiapan menghadapi El Nino tidak cukup hanya melalui langkah teknis, tetapi juga membutuhkan dukungan masyarakat dalam penggunaan air secara bijak.
“Kami berharap masyarakat mulai membiasakan penghematan air sejak sekarang, agar distribusi tetap stabil dan kebutuhan seluruh warga dapat terpenuhi,” ujar Saharuddin.
Sebagai tindak lanjut, PTMB bersama Pemerintah Kota Balikpapan akan memperkuat sosialisasi penghematan air kepada masyarakat, termasuk edukasi mengenai dampak El Nino terhadap ketersediaan air baku.
Penulis: Heri | Editor: Saud Rosadi
Tag: Air BersihBalikpapanel ninoKemarau 2026