TNI AD bangun jembatan darurat hubungkan 2 kabupaten Kubar dan Mahulu. (Foto : HO/Penrem)

MAHAKAM ULU.NIAGA.ASIA – Jembatan Sungai Babi di Desa Kelian Dalam, Kecamatan Tering, Kabupaten Kutai Barat yang ambruk, Sabtu (21/12) lalu, memutus akses transportasi dan pengiriman logistik, di tengah kesibukan arus mudik-balik Natal dan Tahun Baru.

Dari pantauan Senin (30/12), Dandim 0912/Kutai Barat Letkol Inf Anang Sofyan Effendy mengatakan, jalan penghubung dua Kabupaten yaitu Kutai Barat dan Mahakam Ulu berdekatan dengan Negara tetangga Malaysia di Kaltim telah terpasang tujuh kayu bulat. Di mana, letak jembatan berada di RT 3 Kampung Kelian Dalam Kecamatan Tering, Kabupaten Kutai Barat.

“Sejumlah anggota dan masyarakat bergotong royong memperbaiki jembatan. Satu ekskavator diturunkan, untuk mendorong batang kayu utuh/kayu log ke tengah sungai. Meski sifatnya masih darurat, namun setidaknya akses penghubung sudah dapat digunakan warga,” kata Sofyan, seperti dikutip dari keterangan tertulis diterima dari Penrem 091/ASN, Senin (30/12).

Berdasarkan informasi warga setempat, ambruknya jembatan, berawal saat 6 unit mobil membawa barang ekspedisi logistik ke daerah Kampung Ujoh Bilang, Kecamatan Long Bagun, Kabupaten Mahulu, melewati jembatan sungai Kelian di Kampung Kelian Dalam, Kecamatan Tering, Kabupaten Kubar.

Setibanya di Jembatan Sungai Kelian, 3 mobil membawa barang ekspedisi lolos melewati jembatan tersebut. Selanjutnya, pada saat mobil keempat mau melewati jembatan tersebut, tiba -tiba jembatan tersebut runtuh, sehingga ketiga mobil berikutnya tidak bisa melanjutkan perjalanan ke Kabupaten Mahulu.

Dengan terbangunnya kembali jembatan tersebut, diharapkan arus transportasi mudik Natal dan Tahun Baru Mahakam Ulu, serta jalur logistik dapat berjalan dengan lancar. (*/006)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *