AA
Rumah Sakit Pratama di Kecamatan Krayan Barat, Kabupaten Nunukan. (Foto Infopubdok Kaltara)

TANJUNG SELOR.NIAGA.ASIA-Alat kesehatan untuk dua RS Pratama, masing-masing di  Sebuku dan Krayan Barat, Kabupaten Nunukan akan dibeli tahun 2020. Dana yang disediakan untuk kedua rumah sakit Rp30 miliar, atau masing-masing RS Pratama menerima Rp15 miliar.

“Anggaran untuk pengadaan alat kesehatan di kedua rumah sakit, melalui kebijakan khusus Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI,” ungkap Gubernur Kaltara, Dr H Irianto Lambrie, Rabu (4/12).

Kebijakan khusus diambil Kemenkes berawal dari usulan yang disampaikan Pemprov Kaltara, melalui Gubernur kepada Kemenkes. Usulan disampaikan karena bangunan rumah sakit sudah selesai beberapa tahun lalu, tapi belum dilengkapi alkes.

Usulan ini, sebenarnya sudah beberapa kali disampaikan. Namun, lantaran aturan yang berlaku maka bantuan tersebut tidak dapat direalisasikan. Aturannya, RS Pratama Krayan Barat dan Sebuku sebelum mendapatkan bantuan harus memiliki izin operasional dan terdaftar di Kemenkes,” kata gubernur.

Namun, dengan kebijakan khusus dari Kemenkes maka bantuan (alkes) diberikan terlebih dulu. Setelah itu, dioperasikan lalu diregister oleh Kemenkes dan izin operasionalnya akan diterbitkan.

Untuk penyediaan item alkes sendiri, gubernur  minta segera dikoordinasikan dengan Pemkab Nunukan, karena terkait dengan penyediaan sumber daya manusia (SDM) kesehatan, utamanya dokter spesialis.

Dengan adanya alokasi anggaran untuk pengadaan Alkes ini, diharapkan kedua rumah sakit yang ditunggu-tunggu pengoperasiannya oleh masyarakat, bisa segera difungsikan.  “Untuk bisa segera dioperasikan, saya minta Dinas Kesehatan terus melakukan komunikasi dan koordinasi dengan Pemkab Nunukan, serta ke Kementerian Kesehatan RI,” kata gubernur. (001)

 

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *