Kegiatan reses anggota DPRD Nunukan dengan masyarakat (foto Istimewa/Niaga.Asia)

 NUNUKAN.NIAGA.ASIA– Anggota DPRD Nunukan, H Andi Mutamir dalam kegiatan reses masa sidang ke-II yang bertepatan dimasa pandemi COVID-19 mencatat sejumlah aspirasi disampaikan masyarakat di daerah pemilihannya, Kecamatan Nunukan dan Kecamatan Nunukan Selatan, diantaranya yang utama adalah masyarakat meminta kebutuhan air bersih lebih terjamin.

“Masyarakat seakan mengingatkan kembali pentingnya jaringan air bersih ke rumah-rumah warga. Warga Tanjung Cantik dan warga Mansapa meminta pemasangan jaringan pipa PDAM sampai ke daerah pemukiman mereka,” kata Andi, Jum’at (22/05/2020).

Selain itu, kata Andi,  warga juga mengusulkan pembuatan Mandi, Cuci, Kakus (MCK) dan tempat Wudhu di masjid Tanjung Cantik. Usulan lainnya yang tidak kalah penting adalah permintaan penambahan tiang listrik menuju rumah-rumah warga agar mendapat aliran listrik.

“Ada sejumlah rumah warga yang jauh dari jalan utama, disana belum ada tiang listrik,  mereka minta penambahan tiang agar listrik bisa mengalir ke rumah,” ucapnya.

Kemudian, petani mengajukan permintaan  terkait bantuan bibit, racun dan pupuk pertanian dan perkebunan. Petani berharap adanya kemudahaan dalam pemasaran hasil produksi yang selama ini cukup kesulitan dalam hal pemasaran hasil perkebunan dan pertanian. Kesulitan memasarakan hasil pertanian sangat merugikan ekonomi keluarga.

“Mewakili warga, saya minta tolong pemerintah daerah dan instansi terkait membantu pemasaran, tolong juga bantu bibit dan pupuk serta racunnya,” kata Andi.

Menurut Andi, kemajuan sektor pertanian tentunya tidak lepas dari kemudahan dari sarana dan prasarana, terutama jalan-jalan menuju lokasi kegiatan tersebut, karena itulah, perlu kiranya pemerintah kembali memprogramkan pembangunan jalan tani.

Tersedianya jalan-jalan tani menuju lokasi perkebunan masyarakat secara pasti akan memudahkan transportasi keluar masuk hasil produksi, kemudahan ini setidaknya akan mengurangi pula biaya dan waktu kerja mereka.

“Banyak warga minta dibuatkan kembali jalan tani untuk kemudahan keluarkan masuk hasil produksi kebun dan pertanian,” ungkap Andi.

Sekaitan dengan itu pula, warga bermohon kiranya ada perbaikan dan peningkatan jalan poros provinsi yang sebagian telah mengalami rusak parah dan perbaikan jalan masuk perkuburan Kristen dan Muslim.

Khusus untuk warga Mansapa, Kecamagan Nunukan Selatan, warga berharap pemerintah bisa membantu padi untuk mempermudah petani panen dan perbaikan jalan utama yang sudah mulai rusak.

“Semua usulan masyarakat kita tampung dan akan disampaikan kepada pemerintah dalam rapat paripurna DPRD Nunukan,” pungkas Andi. (advetorial)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *