Pohon tumbang hancurkan bagian belakang rumah Ansuming. (Foto : istimewa)

NUNUKAN.NIAGA.ASIA – Angin kencang disertai hujan deras mengakibatkan rumah warga di Desa Lubak Kabul, Kecamatan Sembakung Atulai, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, hancur akibat tertimpa rebahan pohon kelapa dan beringin, Kamis (7/11).

“Rumah milik keluarga Ansuming dihuni 5 jiwa mengalami rusak parah. Seluruh keluarga mengungsi ke Balai Desa,” kata Kasubbid Kedaruratan BPBD Nunukan, Hasan.

Dia menerangkan, rebahan pohon terjadi sekitar pukul 01.00 Wita. Dari laporan tim di lapangan, pohon beringin cukup besar menimpa bagian dapur, dan disusul satu jam kemudian pohon kelapa ikut rebah menimpa bagian rumah lainnya.

Musibah dini hari tadi itu sangat mengejutkan keluarga Ansuming. Sebab seluruh penghuni rumah tengah sedang tertidur lelap kemudian terbangun karena suara keras dari arah belakang rumah. Namun setelah dicek, bagian dapur hancur berantakan. “Bangunan rumah roboh, kerusakan sekitar 90 persen dan dipastikan rumah tidak mungkin dihuni lagi,” ujar Hasan.

Pemilik rumah bersyukur kejadian pagi itu tidak menimbulkan korban jiwa. Bahkan dalam keadaan panik, mereka masih sempat menyelamatkan beberapa barang berharga yang bisa dibawa keluar rumah.

Terkait kejadian angin kencang itu, prakirawan BMKG Nunukan Taufik Rahman mengatakan bahwa saat ini terjadi dampak secara tidak langsung terhadap kondisi cuaca Kaltara, akibat fenomena siklon tropis.

Data pantauan IDJ21030 BMKG Tropical Cyclone Warning Centre (TCWC) Jakarta yang dikeluarkan sekitar pukul 20:57 WIB pada tanggal 6 November 2019 menerangkan, terjadi Siklon Tropis Nakri, yang memberikan dampak terhadap cuaca di Indonesia.

“Wilayah Sumatera Utara, Riau, Kalimantan Barat bagian dan Kalimantan Utara berpotensi hujan sedang hingga lebat,” demikian Taufik. (002)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *