Antisipasi Perpanjangan PPKM Darurat, Pemkab Berau Usahakan Ada Bantuan

Bupati dan Wabup Berau melakukan rapat internal membahas antisipasi perpanjangan PPKM Darurat, dan pemberian bantuan bagi masyarakat terdampak pandemi COVID-19, di ruang rapat Kakaban, Jumat (16/7/2021). (Foto istimewa)

TANJUNG REDEB.NIAGA.ASIA-Dampak PPKM Darurat yang diberlakukan di Kabupaten Berau sangat terasa, khususnya bagi pelaku UMKM yang notabene penghasilannya dari berjualan sehari-hari. Hal ini pun menjadi perhatian Pemkab Berau.

“Sejak PPKM Darurat diterapkan 12 Juli, memang pelaku UMKM yang benar-benar terpuruk. Apalagi kalau memang benar PPKM diperpanjang hingga 2 Agustus mendatang, maka kita harus segera mengambil langkah antisipasi,” terang Bupati Berau, Sri Juniarsih, ditemui usai rapat terbatas membahas rencana pemberian bantuan UMKM, di ruang rapat Kakaban, Jumat (16/7/2021).

Dikatakan lebih lanjut, meskipun sudah ada bantuan berupa beras 10 kilogram dari pusat, hal ini belum bisa diberikan ke semua UMKM di Berau. Karena dari total jumlah UMKM se-Kabupaten Berau yakni 12.596, hanya 7.349 yang mendapatkan bantuan dari pusat tersebut.

“Ini yang kita pikirkan, bagaimana agar bisa menyeluruh nantinya bantuan itu diberikan. Apalagi anggaran kita terbatas. Dan kita juga mengajak pihak ketiga yaitu perusahaan-perusahaan, agar bisa membantu dalam masalah bantuan ini,” tambahnya.

Senada, Wabup Berau, Gamalis juga menjelaskan, jika dalam waktu dekat ini akan memanggil pihak perusahaan, guna membicarakan hal ini. Ini juga tak terlepas dari jumlah lonjakan kasus positif COVID-19 di Berau yang didominasi klaster perusahaan.

“Kita tidak bisa pungkiri kalau kondisi lonjakan kasus positif berawal dari perusahaan. Kita harapkan nantinya perusahaan bisa membantu Pemkab juga untuk urusan bantuan ini melalui CSRnya. Sehingga tidak hanya UMKM saja yang dapat, tetapi juga warga terdampak,” jelasnya.

Untuk perusahaan, bantuan nantinya difokuskan untuk lingkungan masing-masing, misalnya di lingkar tambang dan perkebunan. Selain itu ada juga petani dan nelayan.

“Nah sisanya itu kita berbagi. Jadi dari Pemkab dan perusahaan sama-sama berjalan, agar bisa tercover semua dan bantuan yang diberikan merata. Tapi kita berharap saja tidak ada perpanjangan PPKM darurat,” pungkasnya.

Penulis: Rita Amelia I Editor: Intoniswan

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *