ff
Paket pekerjaan jalan di Kaltara yang sudah selesai yang pendanaannya dari APBN. (Foto:Infopubdok Kaltara)

SAMARINDA.NIAGA.ASIA-Tahun 2018 ini ada 14 paket pekerjaan jalan di Kalimantan Utara (Kaltara) yang didanai APBN (Anggaran Pendapatan Belanja Negara). Pembangunan infrastruktur jalan sebagai upaya pemerintah  untuk memperlancar konektivitas antar wilayah dan membuka keterisolasian. Tiga paket diantaranya sudah selesai.

Pemprov Kaltara tak sendirian mendanai proyek jalan sebab, juga didukung penuh oleh pemerintah pusat melalui APBN.  “Jalan menuju ke Sei Menggaris, Nunukan salah satunya. Jalan yang merupakan bagian Trans Kalimantan yang didanai melalui APBN ini, sudah tuntas dibangun. Sekarang masyarakat di perbatasan di sana bisa menikmati jalanan yang mulus,” kata Gubernur Kaltara, H Irianto Lambrie.

Menurutnya, tidak bisa juga dipungkiri, terselesaikannya pembangunan jalan ini merupakan hasil dari sinergisitas yang baik, antara Pemerintah Daerah, utamanya Pemerintah Provinsi (Pemprov) dengan pusat. “Kita terus melakukan komunikasi, koordinasi dengan pusat melalui kementerian terkaitnya, hingga akhirnya mendapat perhatian penuh dari pusat. Apalagi dengan kondisi kita sebagai provinsi baru, yang juga secara geografis berada di perbatasan Negara,” ujar gubernur.

Selain jalan trans Kalimantan, serta jalan di perkotaan, Pemprov Kaltara juga mengajukan usulan untuk membangun jalan menuju perbatasan. Salah satunya, jalan dari Malinau hingga Krayan (Nunukan) dan sudah disetujui Kementerian PUPR,  bahkan telah mendapat prioritas.

ddd

Jalan di Sei Menggaris, berdasar laporan dari Direktorat Jendral (Dirjen) Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR), melalui Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional (Satker PJN) wilayah Provinsi Kaltara, pembangunan ruas jalan mulai dari Simpang Tiga Apas hingga Sei Menggaris dan melalui Sei Menggaris hingga Batas Negara (Serudong), progress pengerjaan fisiknya telah mencapai 100 persen.

Gubernur menerangkan, pekerjaan ruas jalan tersebut, terbagi menjadi dalam 2 paket pekerjaan. Semuanya didanai APBN. Paket pertama, Jalan Simpang Apas menuju Sei Menggaris yang memiliki total ruas jalan sepanjang 45,49 Kilometer (Km) dengan total anggaran sebesar Rp 313 miliar. Pengerjaan telah selesai pada 9 April 2017 lalu.

Sedangkan paket kedua, berlanjut mulai dari Jalan Sei Menggaris hingga Batas Negara (Serudong) dengan panjang jalan 48,65 kilometer. Anggaran yang dibutuhkan sebesar Rp 502 miliar. Jalan ini juga sudah selesai dikerjakan pada 30 Juni 2018.

“Selain bersyukur, saya mengajak kepada masyarakat, utamanya yang berada di sekitar jalan untuk sama-sama menjaga dan merawat aset ini. Dengan harapan, jalan ini bisa awet dan dapat dinikmati oleh masyarakat dalam jangka panjang,” Irianto berkata. (001)

Berita Terkait