Apotek di Samarinda Ramai-ramai Tarik 5 Obat Sirop yang Diminta Badan POM

Pelayanan Apotek XS Mart di Jalan Palang Merah, Samarinda, Minggu 23 Oktober 2022. Di apotek itu tidak ada lagi dijual 5 item obat sirop yang ditarik peredarannya sesuai edaran Badan POM RI (niaga.asia/Saud Rosadi)

SAMARINDA.NIAGA.ASIA — Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengeluarkan edaran lima otem obat sirop agar segera ditarik dari peredaran. Kelima obat itu ditarik di hari yang sama keluarnya edaran BPOM.

Dikutip dari edaran BPOM, hasil sampling dan pengujian terhadap 39 bets dari 26 sirop obat sampai dengan 19 Oktober 2022, menunjukkan adanya kandungan cemaran EG yang melebihi ambang batas aman pada 5 (lima) produk berikut:

a. Termorex Sirup (obat demam), produksi PT Konimex dengan nomor izin edar DBL7813003537A1, kemasan dus, botol plastik @60 ml.
b. Flurin DMP Sirup (obat batuk dan flu), produksi PT Yarindo Farmatama dengan nomor izin edar DTL0332708637A1, kemasan dus, botol plastik @60 ml.
c. Unibebi Cough Sirup (obat batuk dan flu), produksi Universal Pharmaceutical Industries dengan nomor izin edar DTL7226303037A1, kemasan Dus, Botol Plastik @ 60 ml.
d. Unibebi Demam Sirup (obat demam), produksi Universal Pharmaceutical Industries dengan nomor izin edar DBL8726301237A1, kemasan Dus, Botol @ 60 ml.
e. Unibebi Demam Drops (obat demam), produksi Universal Pharmaceutical Industries dengan nomor izin edar DBL1926303336A1, kemasan Dus, Botol @ 15 ml.

“Namun demikian, hasil uji cemaran EG tersebut belum dapat mendukung kesimpulan bahwa penggunaan sirop obat tersebut memiliki keterkaitan dengan kejadian gagal ginjal akut. Karena selain penggunaan obat, masih ada beberapa faktor risiko penyebab kejadian gagal ginjal akut seperti infeksi virus, bakteri Leptospira, dan multisystem inflammatory syndrome in children (MIS-C) atau sindrom peradangan multisistem pasca COVID-19,” tulis edaran BPOM. Selengkapnya

Edaran Badan POM itu direspons cepat distributor obat-obatan dan apotek, seperti dua apotek besar di Samarinda.

BACA JUGA :

Menengok Kesiapan RSUD AW Sjahranie dan RSUD IA Moeis Tangani Kasus Ginjal Anak

“Semenjak ada perintah menarik 5 item itu kami sudah tarik obat itu. Kebetulan di tempat kami, cuma da dua item dari lima item itu dan langsung kami tarik,” kata Megawati, Apoteker Apotek XS Mart di Jalan Palang Merah ditemui niaga.asia Minggu.

Dua item yang ada di XS Mart adalah Unibebi Cough dan Termorex, bukanlah obat sirop yang laris manis dicari masyarakat.

“Tidak terlalu sering juga. Termorex jarang dibeli, slow moving. Stok tidak banyak juga,” ujar Megawati.

Menyusul permintaan penarikan kelima item obat itu, distributor obat juga mengeluarkan edaran serupa.

“Kami akan terus menunggu informasi terbaru dari BPOM. Misalnya ada obat-obat lain ditarik dari peredaran, kami akan langsung tarik. Untuk dua item dari 5 item itu langsung kami tarik,” Megawati menerangkan.

Pelayanan Apotek XS Mart di Jalan Palang Merah, Samarinda, Minggu 23 Oktober 2022. Apotek memastikan telah menarik cepat 5 item obat sesuai edaran Badan POM yamg dikeluarkan 20 Oktober 2022 (niaga.asia/Saud Rosadi)

Vicky Wibowo, Apoteker Apotek Mustang Farma di Jalan Pulau Kalimantan menerangkan, tidak semua dari kelima item itu dijual di Apotem Mustang Farma.

“Kalau soal 5 item itu ditarik BPOM jelas ada suratnya, dan kami kolaborasi dengan distributor. Kalau ada order 5 item itu kita setop dan kita batalkan sementara,” kata Vicky ditemui niaga.asia Minggu.

Vicky tidak merinci item obat sirop dari 5 item, yang tersedia di Apotek Mustang Farma.

Apotek Mustang Farma di Jalan Pulau Kalimantan, Samarinda, Minggu 23 Oktober 2022 (niaga.asia/Saud Rosadi)

“Sementara obat-obat yang sudah ada ini kita pisahkan dari rak obat, kita hubungi distributor untuk kita kembalikan. Tidak semua dari 5 item itu ada di kami,” Vicky menegaskan.

Termorex sirop sendiri sejatinya merupakan obat yang sudah sejak lama dikonsumsi masyarakat.

“Termorex (yang beli) tidak begitu banyak karena termasuk slow moving. Ada merek lain yang harganya lebih terjangkau tapi kualitas sama. Pada kami juga tidak begitu banyak stok (Termorex),” Vicky menerangkan.

Apotek Mustang Farma sendiri telah menarik beberapa item obat sirop dari 5 obat sirop yang diminta Badan POM untuk ditarik dari peredaran.

“Kita komunikasi dari IAI (Ikatan Apoteker Indonesia). Begitu informasi dibagikan, langsung kita follow up,” demikian Vicky.

Penulis : Saud Rosadi | Editor : Saud Rosadi

Tag: