Petugas karantina pertanian POPT sedang melakukan pemeriksaan komoditi karet yang akan diekspor ke Rusia (foto : HO/Karantina Pertanian Samarinda)

SAMARINDA.NIAGA.ASIA-Nilai ekspor Provinsi Kalimantan Timur April 2020 mencapai US$ 1,13 miliar atau mengalami penurunan sebesar 13,88 persen dibanding dengan ekspor Maret 2020. Sementara bila dibanding April 2019 mengalami penurunan sebesar 15,53 persen.

Demikian disampaikan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Timur, Anggoro Dwitjahyono dalam rilisnya yang disampaikan secara daring hari ini, Selasa (2/6/2020).

Sedangkan nilai ekspor barang migas April 2020 mencapai US$ 135,44 juta, naik 4,09 persen dibanding Maret 2020. Sementara ekspor barang non migas April 2020 mencapai US$ 990,63 juta, turun 15,87 persen dibanding Maret 2020.

“Secara kumulatif nilai ekspor Provinsi Kalimantan Timur periode Januari – April 2020 mencapai US$ 4,93 miliar atau turun 9,98 persen dibanding periode yang sama tahun 2019,” ujarnya.

Dwi mengatakan, dari seluruh ekspor periode Januari – April 2020, peranan ekspor barang migas mencapai 11,91 persen sedangkan peranan ekspor barang non migas mencapai 88,09 persen.

Impor

                Menurut Dwi,  nilai impor Provinsi Kalimantan Timur April 2020 mencapai US$ 101,87 juta atau mengalami penurunan sebesar 66,17 persen dibandingkan dengan impor Maret 2020. Sementara bila dibanding April 2019 mengalami penurunan sebesar 46,97 persen.

“Impor barang migas April 2020 mencapai US$ 40,98 juta, turun 81,62 persen dibanding Maret 2020. Sementara impor barang non migas April 2020 mencapai US$ 60,89 juta, turun sebesar 22,14 persen dibanding Maret 2020,” paparnya.

Secara kumulatif nilai impor Provinsi Kalimantan Timur periode Januari – April 2020 mencapai US$ 838,63 juta atau turun sebesar 0,22 persen dibanding periode yang sama tahun 2019. Dari seluruh impor periode Januari – April 2020, peranan impor barang migas mencapai 61,05 persen sedangkan peranan impor barang non migas mencapai 38,95 persen.

“Neraca perdagangan Provinsi Kalimantan Timur pada bulan April 2020 surplus sebesar US$ 1,02 miliar, mengalami kenaikan jika dibandingkan dengan neraca perdagangan pada bulan Maret 2020 yang surplus sebesar US$ 1,01 miliar. Sedangkan secara kumulatif, neraca perdagangan Provinsi Kalimantan Timur periode Januari – April 2020 surplus sebesar US$ 4,09 miliar,” pungkas Dwi. (001)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *