Arahan Presiden Soal Gentengisasi, Balikpapan Hati-hati tapi Optimistis

Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo. (niaga.asia/Heri)

BALIKPAPAN.NIAGA.ASIA – Gagasan Presiden Prabowo Subianto terkait program gentengisasi nasional atau penggantian atap seng dengan genteng mulai direspons pemerintah daerah.

Di Kota Balikpapan, wacana itu dinilai positif, namun tetap memerlukan kajian mendalam agar penerapannya tidak membebani masyarakat.

Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo, menerangkan, sejauh ini penggunaan atap seng di masyarakat tidak menimbulkan persoalan berarti.

Meski demikian, karena program gentengisasi merupakan arahan langsung dari Presiden, pemerintah daerah akan menelaahnya secara serius.

“Soal genteng, akan kita kaji lagi. Selama ini sebenarnya tidak ada masalah di masyarakat. Namun karena ini arahan Presiden, tentu akan kita coba kaji dan rumuskan,” kata Bagus diwawancarai wartawan, Senin 9 Februari 2026.

Menurutnya, gagasan itu memiliki potensi positif jika diterapkan di Balikpapan, terutama dalam menggerakkan ekonomi kerakyatan.

“Sebenarnya bagus saja arahan ini, positif jika dilakukan di Balikpapan karena bisa menggerakkan ekonomi kerakyatan dengan adanya gentengisasi. Pemerintah juga punya program tiga juta rumah, mungkin nanti bisa disesuaikan,” jelasnya.

Namun demikian, Bagus menegaskan aspek teknis menjadi perhatian utama. Spesifikasi genteng, ketahanan bangunan, hingga biaya pemasangan harus dikaji secara matang, agar kebijakan tersebut tidak justru memberatkan warga.

“Genteng ini ada spesifikasi teknisnya juga yang perlu dilakukan. Intinya positif, tapi harus ada kajian teknis supaya tidak membebani masyarakat,” tegas Bagus.

Ketua DPRD Balikpapan, Alwi Al Qadri. (niaga.asia/Heri)

Senada dengan itu, Ketua DPRD Balikpapan, Alwi Al Qadri, menyatakan dukungannya terhadap arahan Presiden Prabowo. Menurutnya program gentengisasi dapat memberikan dampak ekonomi yang baik, khususnya bagi pelaku UMKM.

“Saya setuju, kalau memang lebih murah genteng, saya setuju. Mudah-mudahan ini bisa disampaikan ke masyarakat. Apa saja yang menjadi arahan Presiden akan kita coba jalankan,” kata Alwi.

Diterangkan, program tersebut berpotensi mendorong pertumbuhan UMKM, terutama bagi pengusaha genteng lokal. Jika produksi genteng bisa dilakukan di Balikpapan, dampak ekonominya diyakini akan semakin terasa.

“Nanti akan kita sampaikan ke Pemkot. Ini juga kan memajukan UMKM, pengusaha genteng. Kalau pun ada di Balikpapan, saya yakin akan berdampak positif terhadap UMKM di Balikpapan,” demikian Alwi.

Penulis: Heri | Editor: Saud Rosadi

Tag: