Avanica Incorporation Ekspor Produk Furnitur Indonesia ke Kanada

TORONTO.NIAGA.ASIAStatistiK Kanada mencatat bahwa pada tahun 2020 ekspor furniture Indonesia ke Kanada meningkat sekitar 21,4% dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara pada Triwulan I 2021, ekspor produk tersebut meningkat sebesar 49,4% dibandingkan periode yang sama di tahun 2020.

Hal itu terungkap saat  Konsul Jenderal RI Toronto,Leonard F. Hutabarat telah melakukan virtual meeting dengan Mr. Sinthusan Sivagnanam, CEO Avanica Corporation, perusahaan Kanada yang memiliki investasi di Indonesia, khususnya dalam sektor produksi wooden furniture di Jepara, Jawa Tengah,  hari Selasa, (8/6/2021).

“Pertemuan dimaksudkan untuk mendapatkan informasi perkembangan terkini ekspor wooden furniture Indonesia ke Kanada oleh perusahaan tersebut,” kata Leonard.

Konsul Jenderal RI Toronto mengapresiasi upaya yang dilakukan Mr. Sinthus dalam mempopulerkan produk wooden furniture Indonesia di Kanada, khususnya produk yang terbuat dari kayu suar.

Lebih lanjut, Konsul Jenderal RI juga mendorong agar Avanica Inc. dapat memperluas pemasarannya tidak hanya di Provinsi Ontario, Saskatchewan dan Provinsi Manitoba, tetapi juga Provinsi lainnya di Kanada.

Dalam meeting tersebut,  Mr. Sinthu juga menginformasikan bahwa manufaktur Avanica Inc. di Indonesia tidak hanya terdapat di kota Jepara tetapi juga Solo dan Yogyakarta. Guna memenuhi permintaan di pasar Kanada dan AS, Avanica Inc. telah menjalin kerja sama dengan sejumlah UMKM di 3 (tiga) kota tersebut.

“Wooden furniture akan menjadi salah satu produk yang booming di pasar Kanada maupun AS setelah pandemi COVID-19 mereda,” ujarnya.

Meskipun potensinya besar, ekspor furniture Indonesia masih dihadapkan dengan sejumlah tantangan termasuk kelangkaan kontainer dan harga container yang meningkat 10 kali lipat di masa pandemic.

“ Permasalahan ini perlu menjadi perhatian pemerintah mengingat implikasinya yang besar terhadap kinerja ekspor produk Indonesia. Permasalahan ini bahkan telah memperlambat produktifitas para pengrajin mebel,” kata Mr. Sinthu.

Kepada KJRI Toronto, CEO Avanica Inc. menyampaikan harapan kiranya Pemerintah Indonesia dapat membantu mengatasi kelangkaan kontener sehingga target Avanica Inc. untuk mengekspor produk furniture sebanyak 60 kontener per bulan dapat tercapai.

Sejak pertengahan 2020, Avanica Inc. hanya berhasil mengekspor 24 kontainer dan angka ini jauh di bawah target yang diharapkan. Oleh karena itu, permasalahan kelangkaan kontainer ini perlu menjadi perhatian Pemerintah Indonesia.

Sumber: KJRI Toronto  | Editor : Intoniswan

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *