Hari Wibowo (tengah) saat memberikan penjelasan perihal Jakarta Travel Fair 2019 yang akan digelar di Big Mall Samarinda pada 6-8 September 2019. (Foto : Niaga Asia)

SAMARINDA.NIAGA.ASIA – Dinas Pariwisata DKI Jakarta bakal menggelar Jakarta Travel Fair (JTF) 2019 di Big Mall Samarinda, 6-8 September 2019 mendatang. Mereka ingin mendongkrak kembali angka kunjungan wisatawan nusantara ke Jakarta tahun ini, yang sempat turun di 2018 lalu.

Di tahun 2017, kunjungan wisatawan nusantara tercatat sekitar 35 juta wisatawan. Angka itu menurun di 2018 yang tercatat sekitar 34 juta wisatawan nusantara.

“Diantaranya, mungkin disebabkan mahalnya harga tiket terbang ke Jakarta,” kata Kabid Destinasi dan Pemasaran Dinas Pariwisata DKI Jakarta Hari Wibowo, dalam keterangan resmi dia, di Hotel Harris Samarinda, Jalan Pangeran Untung Surapati, Rabu (4/9).

Dipilihnya kota Samarinda yang juga ibu kota provinsi Kalimantan Timur, sekaligus kota penyangga ibu kota negara (IKN), bukan tanpa alasan.

Beroperasinya Bandara APT Pranoto sejak 25 Oktober 2018 yang melayani rute-rute gemuk seperti Jakarta, Surabaya, Yogyakarta, dan Makassar, juga jadi alasan mereka melirik pasar wisatawan Samarinda, untuk berkunjung ke Jakarta.

Memang, operasional Bandara APT Pranoto, tidak hanya melayani penerbangan di Samarinda saja. Melainkan juga kota dan kabupaten lainnya seperti Kutai Kartanegara, Kutai Timur, Kutai Barat serta kota Bontang.

“Karena Samarinda punya airport, iya juga. Dengan trafik 4 ribu orang per hari, sampai jam 5 sore. Bisa kebayang, kalau ada lampu runway, penerbangan sampai malam. Kami bakal lebih masif (pameran di Samarinda). Samarinda punya potensi, buying power tinggi. Balikpapan lebih sedikit,” ujar Hari.

Dalam pameran Jakarta Travel Fair di Big Mall, Pemprov DKI Jakarta menggandeng industri pariwisata, komunitas Jakarta Tourist Community (JTC), maskapai penerbangan hingga ASITA. “Mereka mitra kami,” sebut Hari.

“Kami punya tagline semua bisa, bisa semua. Selain fasilitas shopping karena Jakarta juga disebut surganya belanja, di Jakarta juga ada kuliner, ragam event. Tiap tahun di Jakarta, ada 49 event baik musik, konser-konser papan atas,” tambah Hari.

Hari menegaskan, dengan menggelar pameran di Samarinda untuk menarik minat wisatawan Samarinda dan sekitarnya berkunjung ke Jakarta, Pemprov DKI membangun pola saling menguntungkan dengan pelaku usaha di Samarinda. “Saling menguntungkan. Pameran di Samarinda, juga melibatkan rekanan lokal di Samarinda, dan tinggal di hotel Samarinda selama pameran. Itu tentu menambah PAD bagi kota Samarinda,” jelasnya.

Sementara, Lion Air Grup sebagai salah satu mitra Pemprov DKI Jakarta menerangkan, rute Jakarta-Samarinda PP telah tersedia 4 penerbangan menggunakan Batik Air. “Kami ada 4 flight, dan kami harapkan bandara Samarinda bisa layani penerbangan malam. Di event Jakarta Travel Fair ini, kami siapkan harga khusus, dan terbang menggunakan Batik Air,” kata District Manager Lion Air Group Kaltim-Kaltara, Ahmad Affandi. (006)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *