Bank Bukopin Cabang Samarinda di Jalan Jenderal Sudirman (foto : Niaga Asia)

SAMARINDA.NIAGA.ASIA – Hari ini, provinsi Kalimantan Timur melaporkan 153 kasus baru positif Covid-19. Dimana, 43 diantaranya ada di Samarinda. Muncul nama Bank Bukopin di Samarinda, masuk menjadi klaster penularan Covid-19.

Dirinci, 153 kasus baru itu ada di Berau 4 kasus, Kutai Barat 2 kasus, Kutai Kartanegara 59 kasus, Kutai Timur 4 kasus, Paser 4 kasus, Balikpapan 31 kasus, Bontang 6 kasus, dan 43 kasus di Samarinda.

“Total kasus terkonfirmasi positif ada 5.599 kasus. Dan, masih ada 339 yang masih menunggu proses pemeriksaan swab,” kata Juru Bicara Satgas Covid-19 Kalimantan Timur Andi M Ishak, saat telekonferensi, Jumat (11/9) sore.

Andi menerangkan, dengan begitu, menunjukkan kasus positif Covid-19 memang terus meningkat, seiring dengan tengah gencarnya tim kabupaten kota melakukan tracing, unruk menemukan kasus. “Incident rate kita di angka 146 per 100 ribu penduduk (tertular Covid-19),” ujar Andi.

Info grafis kasus Covid-19 Provinsi Kalimantan Timur per hari Jumat (11/9). (Sumber : Dinkes Kaltim)

Kaltim juga mencatatkan 3 kasus meninggal, dari pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19. Dua di Balikpapan adalah pasien kode BPN2024 yang meninggal di RS Kanudjoso Djatiwibowo, dan BPN2060 di RS Siloam.

“Satu kasus di Kutai Barat adalah KBR89 yang meninggal di RS Pratama Kutai Barat. Total kasus meninggal 233 kasus,” tambah Andi.

“Sedangkan untuk kasus sembuh hari ini, ada tambahan 101 kasus. Sehingga total kasus sembuh, ada 3.346 kasus,” jelasnya lagi.

Dengan demikian, lanjut Andi, saat ini kasus pasien terkonfirmasi positif Covid-19 aktif, atau pasien yang berstatus perawatan berjumlah 2.020 orang, di RS karantina, rujukan, dan isolasi mandiri. “Baik pasien tanpa gejala, maupun gejala berat,” pungkas Andi.

Klaster Bank Bukopin

Dari sajian info grafis kasus Covid-19 harian Dinkes Samarinda, ada 1.363 kasus positif Covid-19. Dimana, 891 sembuh, 53 meninggal dunia dan 419 berstatus masih dalam perawatan. Tertera juga, nama Bank Bukopin, menjadi klaster penularan Covid-19, dengan 6 orang terkonfirmasi positif Covid-19.

Info grafis kasus Covid-19 kota Samarinda per hari Jumat (11/9). (Sumber : Dinkes Samarinda)

Dikonfirmasi Niaga Asia, Corporate Communication PT Bank Bukopin Tbk Tias Hardi membenarkan, 6 karyawan Bukopin di Samarinda, terkonfirmasi positif Covid-19.

“Benar, ada 6 orang. Tiga karyawan Bukopin, dan 3 lainnya out source. Ketiganya, bertugas di 2 cabang dari 5 cabang Bukopin di Samarinda,” kata Tias.

Dia menjelaskan, imbas dari karyawan positif Covid-19, 2 kantor cabang itu terpaksa ditutup. Layanan nasabah, dialihkan ke 3 kantor cabang lainnya.

“Sejak pandemi ini, kebijakan umum, yang berkantor di kantor cabang hanya sekitar 40 persen, dengan menerapkan protokol. Karena ada layanan atau transaksi yang tetap harus berjalan,” demikian Tias. (006)

 

Catatan redaksi :

Corporate Communications PT Bank Bukopin (Tbk) Tias Hardi mengklarifikasi penjelasannya hari ini, Sabtu (12/9), pukul 18.32 WITA. Bahwa, hanya ada 3 kantor Bank Bukopin di Samarinda, bukan 5 kantor.

Dua dari 3 kantor itu ditutup, lantaran ada yang terkonfirmasi positif Covid-19. Demikian klarifikasi ini dibuat, dan harap menjadi maklum.

Redaksi Niaga Asia 

 

 

 

 

 

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *