Basarnas Kembali Sisir Area Terdampak Gempa di Mamuju, Warga Minta Evakuasi Kendaraan

Tim Basarnas dalam penyisiran menemui warga terdampak gempa, Selasa (19/1). (Foto : HO/Basarnas)

MAMUJU.NIAGA.ASIA – Tim Basarnas di hari kelima operasi SAR hari ini, kembai menyisir kawasan terdampak gempa di Mamuju, Sulawesi Barat. Warga ada yang meminta tim mengeluarkan kendaraan mereka dari reruntuhan bangunan.

Posko induk SAR Mission Coordinator (SMC) yang ada di belakang kantor Gubernur Sulbar, masih menjadi pusat koordinasi operasi SAR Basarnas.

“Hari ini, penyisiran dibagi menjadi 20 sektor. Dimana, setiap tim rata-rata ada 30 personil. Kemudian, melaksanakan asesmen di lokasi dengan SAR dog Baharkam Polri dan lainnya,” kata OSC Posko SMC Basarnas, Fathur, dalam keterangan Selasa (19/1).

Fathur menerangkan, usai tim penyisiran juga akan pindah ke sektor lain untuk melakukan hal penyisiran serupa. “Sehingga hasil yang akan dilaporkan sore ini jelas,” ujar Fathur.

Untuk diketahui, OSC (On Scene Coordinator) dijabat oleh petugas SAR yang ditunjuk oleh SMC, untuk mengkoordinasikan dan mengendalikan Search and Rescue Unit (SRU) dalam area pencarian.

Warga Minta Evakuasi Kendaraan

Basarnas dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan, juga tengah berada di Mamuju, untuk melakukan operasi SAR pencarian korban terdampak gempa, yang terjadi Jumat (15/1).

Tim Basarnas bersama rescuer tim SAR yang dikoordinir Kementerian ESDM (Foto : Basarnas)

Di Sektor G misalnya, mulai pukul 08.00-11.30 WITA tadi, tim Basarnas Balikpapan menyisir dua rumah rusak ringan, dan tiga lainnya rusak berat.

“Tiga rumah rusak berat hampir rubuh. Dari masyarakat, rata-rata meminta untuk membantu mengeluarkan kendaraan mereka yang terjepit,” kata Kasi Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan Octavianto.

Kendati demikian, tim Basarnas fokus terhadap korban terdampak, berdasarkan rencana operasi yang disusun posko induk SMC. “Untuk tim melakukan penyisiran,” ungkap Octavianto.

Octavianto merinci, hari ini Basarnas Balikpapan melakukan pencarian di sektor G H.5, yakni di Jalan H Baharuddin Loppa, Jalan Depu Remiku, dan Jalan KS Tubun.

Adapun tim rescue terdiri dari 14 orang rescuer Basarnas Balikpapan, dan tim SAR yang dikoordinir Kementerian ESDM seperti 3 personil SAR Antam, 3 orang dari Berau Coal, 4 orang J Resources, serta 2 orang rescuer KPA Palu

“Sehingga total 26 orang, lengkap dengan peralatan ekstrikasi, dan alat komunikasi,” demikian Octavianto.

Untuk diketahui, hingga per pukul 13.00 WITA hari ini, total korban selamat pascagempa 18 orang, dan meninggal dunia 88 orang. Sebarannya, 77 orang di Mamuju, dan 11 orang di Majene. (006)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *