Beli Sabu 1,5 Kilogram di Malaysia, Warga Malinau Tertangkap di Pulau Sebatik

Warga Malinau pemilik sabu 1,5 kilogram (Foto : istimewa)

NUNUKAN.NIAGA.ASIA – Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Polres Nunukan, mengamankan seorang warga Kabupaten Malinau, berinisial P (49) di Sebatik. Dia tertangkap tangan membawa narkotika golongan I jenis sabu seberat 1,5 kilogram.

Kapolres Nunukan AKBP Syaiful Anwar melalui Kasi Humas Polres Nunukan Iptu Khoirul Anam menerangkan, tersangka diamankan Jumat 22 Oktober 2021 sekitar pukul pukul 21.15 Wita di sekitar Jalan Ahmad Yani, Desa Sei Nyamuk, Kecamatan Sebatik.

“Barang bukti diamankan 2 bungkusan plastik teh Cina ukuran besar berisi sabu dengan berat 1,5 kilogram,” kata Iptu Khoirul Anam kepada Niaga Asia, Minggu (24/10).

Penangkapan tersangka berawal dari informasi masyarakat Sebatik Timur terkait adanya seorang laki-laki dari luar daerah yang baru tiba dari Tawau, Malaysia, diduga membawa narkotika jenis sabu.

Atas informasi tersebut, Kasat Resnarkoba Polres Nunukan Iptu Lusgi Simanungkalit bersama sejumlah Opsnal Sat Resnarkoba Polres Nunukan, menindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan di Sebatik Timur.

“Sekira jam 9.15 malam, Opsnal Sat Resnarkoba menemukan posisi atau keberadaan tersangka di sebuah hotel di Jalan. Ahmad Yani,” sebutnya.

Setelah mengamati gerak gerik tersangka dan situasi keadaan di sekitar hotel, Opsnal Sat Resnarkoba melakukan penggerebekan dan memeriksa badan dan barang bawaan milik tersangka. Ditemukan 2 bungkusan plastik berisi sabu.

Kedua bungkus sabu disimpan dalam tas selempang warna hitam yang kemudian dibungkus lagi dengan kantong plastik warna hitam dan dilakban warna coklat.

“Untuk barang buktinya ada dua, 1 bungkus dikemas dalam teh Cina Guanyinwang dan 1 bungkus lagi tersimpan dalam plastik biasa warna hitam,” jelasnya.

Diterangkan Iptu Khoirul, tersangka dalam keterangannya mengaku sabu diperolehnya dari seorang laki-laki berinisial S warga Tawau, Malaysia yang kini berstatus masuk Daftar Pencarian Orang (DPO).

Sabu yang diperoleh dari Malaysia tersebut rencananya akan dibawa ke wilayah Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara, untuk dijual sendiri dengan cara dibagi-bagi ke pengecer sabu.

“Tersangka dan barang bukti sudah diamankan di Mako Polres Nunukan untuk dilakukan proses penyidikan lebih lanjut,” demikian Khoirul.

Penulis : Budi Anshori | Editor : Rachmat Rolau

Tag: