Beredar Pesan Larangan Aktivitas di Pantai Kaltim, Itu Bukan dari BMKG

Tim SAR gabungan dalam salah satu kegiatan operasi SAR di Pantai Monpera, Balikpapan, November 2022 (Foto Satpolair Polresta Balikpapan)

BALIKPAPAN.NIAGA.ASIA — Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengklarifikasi beredarnya pesan tentang larangan beraktivitas wisata di beberapa pantai di Kalimantan Timur. Di mana pesan itu bukan dikeluarkan oleh BMKG.

Dari pengamatan niaga.asia, pesan berantai itu beredar hari Rabu di antaranya pukul 18.04 Waktu Indonesia Tengah, di grup WhatsApp Messenger. Pesan itu berlabel info dari BMKG. Adapun pesan itu berbunyi :

Info dari BMKG

Mohon maaf kepada seluruh warga masyarakat dihimbau apabila akan melakukan Liburan wisata Tahun Baru 2023 di Kaltim dengan tujuan ke Pantai-pantai Berikut :

1. Pantai Lamaru
2. Pantai Manggar
3. Pantai Samboja
4. Pantai Muara Badak
5. Pantai Pemedas
6. Pantai Tanjung harapan
7. Pantai Sambera
8. Pantai P.Beras Bontang
9. Pantai di Sangatta
10.Pantai dan Pulau2 Di Berau
11.Dan lain lainnya…

Untuk sementara agar supaya Ditunda dulu karena sangat berpotensi terjadinya gelombang pasang yang dapat menghanyutkan apa saja yang ada di sekitar pantai . . !

Demikian untuk diwaspadai

Terima kasih.

BMKG mengeluarkan pernyataan sekaligus klarifikasi beredarnya pesan itu. Dipastikan itu bukan dari BMKG.

“Sehubungan dengan adanya broadcast mengenai larangan untuk aktivitas wisata di beberapa pantai di wilayah Kalimantan Timur, bahwa BMKG tidak pernah mengeluarkan informasi tersebut. Untuk porspek cuaca sudah kami sampaikan pada tanggal 26 Desember 2022,” kata Erika Mardiyanti, Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan di Balikpapan, dalam pernyataan tertulisnya dikutip niaga.asia, Rabu.

Berdasarkan analisis, wilayah Kalimantan Timur secara umum diprakirakan berawan hingga hujan dengan intensitas ringan hingga lebat dapat disertai petir dan angin kencang hingga tanggal 1 Januari 2023.

“Khusus wilayah Kota Balikpapan potensi cuaca berawan, namun tetap ada potensi hujan dengan intensias ringan hingga sedang pada malam dan dini hari,” ujar Erika Mardiyanti.

Sementara itu, prakiraan untuk perairan Kalimantan Timur, termasuk Balikpapan prediksi tinggai gelombang maksimum mencapai 1,25 m dan masuk kategori rendah. Sedangkan di Selat Makassar bagian tengah dan utara bisa mencapai 2,5 m dan masuk kategori sedang.

Kewaspadaan untuk di perairan Laut Jawa dan Selat Makassar bagian selatan, di mana tinggi gelombangnya bisa mencapai 4 m dan masuk kategori tinggi. Selain itu juga agar masyarakat dan stakeholder tetap memantau informasi update dari kanal-kanal resmi BMKG seperti web dan aplikasi info BMKG.

“Waspada juga terhadap perubahan cuaca menjadi siginifikan seperti hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, yang dapat disertai petir dan atau angin kencang dan bisa saja mengurangi jarak pandang dan menyebabkan bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor serta pohon tumbang,” Erika Mardiyanti menerangkan.

HIMBAUAN

BMKG juga mengimbau masyarakat tetap waspada dan berhati-hati terhadap potensi cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai kilat/petir, dan dampak yang dapat ditimbulkannya seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang, dan jalan licin hingga tanggal 1 Januari 2023 di wilayah Kalimantan Timur.

“Diharapkan kepada masyarakat untuk selalu waspada dan siaga untuk mengantisipasi dampak dari pasang maksimum air laut serta memperhatikan update informasi cuaca maritim dari BMKG setempat,” jelas Erika Mardiyanti.

Bagi masyarakat yang hendak memperoleh informasi terkini, BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan – Balikpapan membuka layanan informasi cuaca 24 jam dapat menghubungi melalui :
• Call center/WhatApp : 08115471145
• Follow Fanspage Instagram : @Infobmkgkaltim
• atau dapat langsung menghubungi kantor BMKG terdekat.

Sumber : BMKG Balikpapan | Editor : Saud Rosadi

Tag: