Tersangka Hamka (berbaju oranye) (foto : Niaga Asia)

SAMARINDA.NIAGA.ASIA – Hamka (28), pemuda pengangguran berparas tampan yang tinggal Jalan Pattimura di Samarinda, berurusan dengan polisi. Selain diduga mencuri tali tambang, dia juga mencuri sepeda di 12 lokasi berbeda. Hamka kini meringkuk di penjara.

Penangkapan Hamka, dilakukan Selasa (8/9) di sekitar rumahnya. Polisi mengendus, dia diduga adalah pelaku pencurian tali tambang di Jalan APT Pranoto, Samarinda Seberang.

“Dari pengungkapan kasus itu (pencurian tali tambang), terungkap pelaku juga diduga mencuri sepeda,” kata Kapolsek Samarinda Seberang Kompol Edison Sinaga, di kantornya, Jumat (11/9) sore.

Edison menerangkan, di rumah pelaku, petugas menemukan barang bukti tali tambang, dan 6 unit sepeda diduga hasil curian. “Ada yang sudah dijual Rp 200 ribu – Rp 300 ribu, untuk kepentingan sehari-hari,” ujar Edison.

Konferensi pers Polsek Samarinda Seberang (foto : Niaga Asia)

Sementara, Kanit Reskrim Polsek Samarinda Seberang Iptu Dedi Septriadi menambahkan, sebelumnya, warga di Jalan APT Pranoto, melapor kehilangan tali tambang.

“Panjangnya 150 meter, kerugian Rp 3 juta. Nah dari kasus itu, terungkaplah bahwa pelaku ini diduga juga mencuri sepeda di 12 lokasi,” kata Dedi.

“Jadi, kalau dia mau mencuri, dia lihat dan ambil saja untuk dijual lagi. Barang bukti lain yang kami amankan motor, dan gerobak untuk mengangkut barang curian. Kami duga, uang hasil jual sepeda, buat beli narkoba. Ini masih kami lidik,” tambah Dedi.

Hamka sendiri, mengakui perbuatannya. Lantaran menganggur, uang hasil penjualan digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. “Iya, diantaranya kalau ada yang pesan, saya lakukan (mencuri sepeda),” ujar Hamka. (006)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *