Bersurat ke Mendikbud, Murid SD Ini Dihadiahi XL Axiata Paket Data Sampai Lulus SMA

Kepala SDN Pademawu Barat I Pamekasan, Abdul Muheth (kiri) dan Alfiatus Sholehah, siswa pemenang Juara III lomba menulis surat untuk Mendikbud mendapatkan penjelasan mengenai program donasi XL Axiata di Pamekasan, Selasa (2/6). (Foto: XL Axiata)

PAMEKASAN.NIAGA.ASIA – PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) memberikan fasilitas internet gratis hingga lulus SMA kepada seorang murid SD di Pamekasan, Madura. Dia adalah Alfiatus Sholehah, murid Kelas 5 di SDN Pademawu Barat I, Pamekasan, dan sempat viral di media sosial dan media massa karena keberaniannya menulis surat kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Mendikbud).

Surat yang dia kirimkan dalam rangka mengikuti lomba menulis surat untuk Mendikbud itu antara lain berisi keinginannya mendapatkan bantuan paket internet, untuk bisa mengikuti pelajaran sekolahnya yang disampaikan secara daring, sejak adanya wabah Covid-19. Tim XL Axiata menyampaikan secara langsung donasi tersebut di Pamekasan, Selasa (2/6).

Sebagai market leader di Madura, XL Axiata ikut merasa bertanggungjawab atas problem masyarakat, termasuk para pelajar, terkait kebutuhan akses internet. Selain itu, XL Axiata juga mengapresiasi keberanian Ananda Alfiatus, dalam menyatakan problem dan segala keterbatasan yang dia hadapi, agar tetap bisa belajar dan bersekolah kepada Mendikbud.

“Untuk anak seusia dia, kami memandang apa yang dia lakukan itu luar biasa. Dia punya semangat belajar yang tinggi, selain juga kepekaan yang besar atas kondisi ekonomi orang tuanya. Karena itu, tanpa pikir panjang, kami langsung memutuskan untuk memberikan kemudahan baginya dalam mengakses internet. Tidak hanya untuk saat ini, namun paket data gratis sampai nanti dia lulus SMA,” kata Group Head East Region XL Axiata, Bambang Parikesit, dalam keterangan tertulis diterima Niaga Asia.

Bambang menerangkan, XL Axiata juga memberikan donasi akses internet gratis bagi SD Negeri Pademawu Barat I, sekolah tempat belajar Alfiatus. Donasi berupa seperangkat
router dan kuota data 20GB per bulan selama 1 tahun. Fasilitas ini bisa dimanfaatkan untuk mendukung proses belajar mengajar di sekolah tersebut.

Donasi bagi Alfiatus dan sekolahnya ini merupakan bagian dari program Gerakan Donasi Kuota dari XL Axiata yang bertujuan mendukung peningkatan kualitas pendidikan melalui donasi akses internet bagi sekolah-sekolah di berbagai pelosok wilayah Tanah Air.

“Seiring dengan perkembangan teknologi digital, XL Axiata meyakini bahwa akses internet menjadi salah satu sarana utama yang diperlukan untuk meningkatkan kualitas pendidikan,” ujar Bambang.

Dalam kesemptan yang sama, Kepala SDN Pademawu Barat 1 Abdul Muheth, S.Pd., M.Pd menyampaikan, sejak adanya intruksi untuk belajar dari rumah bagi para murid, terkait dengan pandemi Covid-19, pihaknya memang menyampaikan pelajaran kepada semua murid secara online/daring.

“Namun, salah satu persoalan yang kami hadapi adalah kemampuan akses internet para siswa. Karena tidak semua siswa adalah keluarga yang berkecukupan dan memiliki sarana untuk akses internet. Bantuan dari XL Axiata ini tentu sangat membantu Alfiatus, demikian juga dengan bantuan router dan kuota gratis untuk sekolah kami,” ungkap Muheth.

Untuk mendukung para pelajar tetap bisa belajar dari rumah selama pandemi Covid-19, sekaligus memenuhi instruksi tetap tinggal di rumah, XL Axiata juga menyelenggarakan program gratis 2GB/hari yang telah berjalan sejak 18 Maret 2020 sampai dengan 7 Juni 2020.

Para pelajar bisa memanfaatkan program gratis 2GB/hari ini untuk mengakses sejumlah aplikasi atau layanan data yang bisa membantu belajar dari rumah. Di antaranya adalah Udemy, Ruang Guru, Zenius, dan Rumah Belajar. Tidak ketinggalan akses ke Kelas Pintar dan Sekolah.mu, Rumah Belajar, serta portal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang beralamatkan : https://belajar.kemdikbud.go.id/

Untuk diketahui, seluruh Pulau Madura, jaringan data 4G milik XL Axiata telah merata hadir di semua kabupaten yang ada. Jumlah pelanggan ada lebih dari 1,6 Juta. Layanan di Pulau Garam ini ditopang oleh total tidak kurang dari 550 unit BTS, sebanyak 99% di antaranya merupakan BTS 4G. (006)

Tag: