Bupati Ismunandar terlihat berbincang sekaligus menguatkan Sudar, ayah korban bocah tenggelam. (Foto: Humas Jani)

SANGATTA.NIAGA.ASIA – Kabar ditemukan jasad Wahyu, bocah laki-laki yang tenggelam di Sungai Sangatta, Kamis (4/7) kemarin, menjadi perhatian banyak orang. Keluarga, masyarakat, serta para awak media, tampak dari luar memadati rumah duka di Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Sangatta Utara, Jumat (5/7).

Hal itu pun menjadi perhatian Bupati Kutai Timur Ismunandar, turut hadir mengunjungi rumah duka. Mengenakan baju muslim warna putih dan peci di kepala, dia langsung menemui keluarga korban. Selain mengucapkan belasungkawa, Ismunandar juga memberikan santunan kepada keluarga korban.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kutai Timur, kami mengucapkan belasungkawa sedalam-dalamnya. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan keikhlasan,” ucapnya.

Ismunandar saat itu ditemani Kalposek Sangatta Utara Iptu Slamet Riyadi, terlihat menguatkan Sudar, ayah korban yang kemarin sempat shock dengan peristiwa itu.

Usai jenazah dimandikan dan dikafani, Ismunandar bersama masyarakat, tokoh agama, dan kerabat menyolatkan jenazah korban, di masjid yang berlokasi tidak jauh dari rumah duka.

Saat ditemui, Bupati Ismunandar mengatakan, pihaknya akan segera mengevaluasi keamanan ponton penyeberangan melalui Dishub Kutim, agar kejadian ini tidak terjadi lagi.

“Saya juga mengimbau kepada masyarakat agar selalu berhati-hati saat menyebarang,” ujarnya. (hms10)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *