aa
Hamparan sawah di Krayan, Kabupaten Nunukan. (Foto Budi Anshori)

SAMARINDA.NIAGA.ASIA-Produksi beras Provinsi Kalimantan Utara tahun 2018 diperkirakan bisa setara dengan 26.730 ton. Angka produksi beras itu diperoleh dari produksi padi periode Januari-September 2018 sebesar 34.850 ton gabah kering giling (GKG) dan total produksi GKG sampai akhir Desember 2018 sebesar 45.320 ton GKG.

Sedangkan luas panen padi di Kaltara periode Januari-September 2018 sebesar 11.120 hektar dan hingga akhir Desember 2018 diperhitungkan mencapai 14.130 hektar. Tiga kabupaten/kota di Kaltara dengan produksi GKG tertinggi terjadi di Kabupaten Nunukan yaitu sebesar 17.385 ton, Bulungan 16.860 ton, Malinau 9.374 ton, dan Tana Tidung 1.710 ton. Tarakan 3 ton.

Hal itu diungkapkan Kepala BPS Kaltim, Adqo Mardiyanto kepada Niaga.Asia, Minggu (4/11/2018 melengkapi penjelasan  penyampaian luas panen padi, produksi gabah kering giling (GKG) setara beras di Provinsi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara.

Menurut Adqo, berdasarkan hasil survei KSA (Kerangka Sampel Area), luas panen padi di Kaltara periode Januari-September 2018 sebesar 11.10 hektar. Luas penen tertinggi terjadi pada bulan Pebruari yakni 3.380 kektar dan terendah di bulan April dengan luas panen 344 hektar. “Sedangkan luas panen padi September 514 hektar, mengalami penurunan 16,56 persen dibandingkan luas panen Agustus 2018,” ungkapnya.

Ditambahkan, selain menghitung luas panen pada saat pengamatan berdasarkan fase tumbuh tanaman padi, survei KSA juga dapat menghitung potensi luas panen hingga tiga bulan ke depan. Berdasarkan hasil survei KSA pengamatan September, potensi luas panen pada Oktober adalah 1.270 hektar, Nopember (986 hektar), dan Desember 754 hektar. “Dengan demikian total luas panen 2018 di Kaltara adalah 14.130 hektar,” kata Adqo.

Dari luasan panen padi di Kaltara 2018, lanjut Adqo, produksi padi di Kaltara dari Januari-September sebesar 34.850 ton GKG Produksi tertinggi terjadi Pebruari yakni 9.720 ton dan produksi terendah bulan April yaitu 949 ton. Sementara itu potensi produksi GKG pada bulan Oktober diperkirakan 4.130 ton, Nopember 3.440 ton, dan Desember 2.910 ton. Dengan demikian perkiraan total produksi padi  sebesar 45.320 ton GKG.

Adqo menjelaskan, produksi padi dihitung berdasarkan luas panen dikalikan produktivitas. Produktivitas menggunakan angka ubinan kondisi 18 Oktober 2018. Luas panen menggunakan luas panen bersih setelah memperhitungkan nilai konversi galengan. Konversi GKP (Gabah Kering Panen) ke GKG menggunakan hasil survei konversi gabah ke beras (SKGB) 2018.

Luas panen padi di Kaltara Januari-September 2018 sebesar 11.123 hektar tersebar di Malianu 2.214 hektar, Bulungan 4.822 hektar, Tana Tidung 572 hektar, Nunukan 3.514 hektar, dan Tarakan 1 hektar. (001)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *