
TENGGARONG.NIAGA.ASIA – Momentum buka puasa bersama yang digelar oleh Ketua DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Ahmad Yani pada Sabtu sore (28/2/2026), tak hanya sekadar menjadi ajang silaturahmi Ramadan, tapi sekaligus jadi serap aspirasi.
Buka puasa bersama di kediaman pribadi politikus PDI Perjuangan di jalan Pesut Gang Pemenang Tenggarong itu berubah menjadi ruang terbuka bagi warga dari berbagai daerah pemilihan (dapil) untuk menyampaikan aspirasi secara langsung.
Sejak sore, masyarakat berdatangan dari sejumlah kecamatan di Kukar. Mulai dari Loa Kulu, Loa Janan, Samboja Barat, Samboja, Muara Badak, Anggana, hingga Tenggarong.
Mereka hadir beramai-ramai tidak hanya untuk berbuka bersama orang nomor satu di DPRD Kukar, tetapi juga membawa berbagai usulan pembangunan dan keluhan dari daerahnya masing-masing.
“Rata-rata yang datang itu membawa aspirasi dari kecamatan, dari dapilnya, dari daerahnya. Intinya kita masih terima dan tentu kita akan usahakan supaya bisa diselesaikan, apa pun bentuknya,” ujarnya.
Ia menyebut, aspirasi yang disampaikan warga cukup beragam. Namun mayoritas berkaitan dengan pembangunan infrastruktur seperti jalan lingkungan dan fasilitas umum, pembangunan serta renovasi rumah ibadah, hingga bantuan untuk kelompok masyarakat di sektor pertanian, perikanan, dan peternakan.
“Banyak dari mereka yang menyampaikan soal pembangunan rumah ibadah, jalan, infrastruktur, bantuan kelompok tani, nelayan, peternak, dan seterusnya,” jelasnya.

Untuk memastikan aspirasi yang masuk dapat diterima dengan baik, ia juga membeberkan bahwa ada empat anggota DPRD Kukar yang jugaakan menerima aspirasi di lokasi acara. Sejumlah perwakilan kepala dinas juga turut hadir, sehingga beberapa persoalan bisa langsung dikomunikasikan.
Menurutnya, kediaman pribadi sengaja dipilih Ahmad Yani agar masyarakat merasa lebih leluasa menyampaikan keluh kesah tanpa suasana birokratis seperti di kantor.
“Kalau di kantor atau rumah jabatan terkesan birokrasi. Di sini kita sama-sama saja. Silakan sampaikan, baik lisan maupun tertulis. Kalau bawa proposal juga boleh dititipkan,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Ahmad Yani juga membagikan parcel kepada warga yang hadir. Isi bingkisan tersebut antara lain minuman ringan Fanta, gula pasir, kopi Top Coffee, sarung, teh celup Wangi Satria, wafer Tango, biskuit Lymon Lemon Sandwich, serta permen Nano-nano Salsa kembang gula aneka rasa.
Pembagian parcel dilakukan menggunakan kupon dengan nomor antrean yang mencapai ratusan orang. Ahmad Yani juga menegaskan, bahwa seluruh rangkaian kegiatan buka puasa bersama tersebut dibiayai secara pribadi dan tidak menggunakan anggaran pemerintah.
Harapan Ahmad Yani, kegiatan serupa bisa terus digelar setiap tahun sebagai ruang silaturahmi sekaligus wadah penyerapan aspirasi masyarakat dari berbagai dapil di Kukar.
“Ini murni pakai dana pribadi. Harapannya, di tahun-tahun yang akan datang tetap kita laksanakan kegiatan buka bersama ini,” pungkasnya.
Penulis: Lydia Apriliani | Editor: Intoniswan
Tag: DPRD Kukar