
NUNUKAN.NIAGA.ASIA – Bupati Nunukan H. Irwan Sabri menghadiri pembukaan Lokakarya Perencanaan Desain Pengelolaan Pendidikan di Wilayah Terpencil dan Perbatasan yang dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan (Disdik) Nunukan.
Ditandai dengan pemukulan gong, Bupati Nunukan mengatakan, lokakarya yang berlangsung selama 2 hari diharapkan menjadi wadah merumuskan strategi, serta rencana aksi penyelenggaraan pendidikan yang bermutu.
”Pertemuan ini sangat penting bagi pemerintah, pemangku kepentingan dan pegiat pendidikan dalam merumuskan kebutuhan pendidikan masyarakat di perbatasan,” kata Bupati, Rabu (27/08/2025).
”Pemerintah Nunukan saat ini berupaya melakukan pemerataan pendidikan berkualitas di semua jenjang pendidikan dengan berbagai program unggulan mulai dari beasiswa, bantuan seragam, hingga pemasangan starling di sekolah,” imbuhnya.
Untuk itu, Bupati meminta Disdik Nunukan dapat memastikan anak-anak di pedalaman dan perbatasan mendapatkan kesempatan yang sama dengan anak-anak perkotaan dalam mendapatkan hak pendidikan.
“Pemerataan pendidikan berkualitas antara wilayah pedalaman dan perkotaan merupakan salah satu prioritas visi dan misi Pemerintah Nunukan,” ucapnya.
Pendidikan yang adil akan melahirkan generasi Nunukan yang tangguh, cerdas, berkarakter, berdaya saing, serta cinta bangsa dan tanah air. Pendidikan adalah kunci bagi anak-anak menuju keberhasilan di masa depan
“Mari kita satukan pemikiran untuk kemajuan pendidikan, anak-anak pedalaman harus mendapatkan hak pendidikan yang sama anak di perkotaan,” tutur Bupati.
Sementara itu, Provincial Manager Inovasi Kalimantan Utara Kaltara), Agus Prayitno, memberikan apresiasi terhadap komitmen Pemerintah Nunukan dalam mendorong pemerataan akses pendidikan di wilayah – wilayah terpencil dan perbatasan.
Agus menyebutkan, dalam satu tahun terakhir ini, program inovasi strategis Kaltara, telah menyentuh 47 Sekolah Dasar (SD) dan 13 Madrasah Ibtidaiyah (MI) di pulau Nunukan dan Sebatik.
“Program yang sudah dijalankan ini melibatkan 60 kepala sekolah, 427 guru kelas awal yang hasilnya telah memberikan manfaat bagi hampir 8.000 siswa,” ungkapnya.
Sumber : Prokompim Nunukan | Editor : Budi Anshori | Advertorial
Tag: Pendidikan